Kamis, 24 September 2026
13:42 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
David Albala

David Albala

dokter asal Kerajaan Serbia

David_Albala.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
David Albala

David Albala (lahir David Kovu; 1 September 1886  4 April 1942) adalah seorang perwira militer, diplomat, dokter, dan pemimpin komunitas Yahudi asal Serbia. Di bawah pengaruhnya, Serbia menjadi negara pertama di dunia yang secara terbuka mendukung Deklarasi Balfour tahun 1917, yang menyerukan tanah air Yahudi di Palestina. Seorang letkol dalam Angkatan Darat Kerajaan Serbia, ia adalah salah satu perwakilan negaranya di negosiasi damai Versailles, presiden Komunitas Yahudi Belgrade, wakil presiden Dewan Komunitas Yahudi Yugoslavia, dan presiden Yayasan Nasional Yahudi Yugoslavia. Ia dikirim ke Amerika Serikat pada Misi Kerajaan Serbia dari 1917 sampai 1919. Antara 1939 dan 1942, ia menjadi delegasi khusus untuk legasi Yugoslavia di Washington D.C., di mana ia wafat.[1]

Catatan

Referensi

  1. "Supplements to the Review of the Year" (PDF). American Jewish Yearbook. hlm. 47. Diakses tanggal 6 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan