Minggu, 01 November 2026
21:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Datuk Hakim Thantawi

Bagikan:
Datuk Hakim Thantawi
Lahir(1947-01-18)18 Januari 1947
Meninggal21 Juli 2004(2004-07-21) (umur 57)
PekerjaanPengusaha
Dikenal karenaPendiri dan pemilik Grup Thaha

Datuk Hakim Thantawi (18 Januari 1947 – 21 Juli 2004) adalah seorang pengusaha yang mendirikan dan sekaligus pemilik Grup Thaha, suatu konglomerasi yang bergerak di berbagai bidang usaha. Dengan bendera Grup Thaha, Datuk Hakim menjalankan aneka bisnisnya, di antaranya perusahaan pertambangan, perdagangan ekspor-impor, dan lain-lain.

Datuk Hakim termasuk salah seorang pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Dia bersama beberapa pengusaha muda kala itu, yaitu Abdul Latief, Siswono Yudo Husodo, Teuku Sjahrul, Badar Tando, Irawan Djajaatmadja, Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Mahdi Diah mendirikan perhimpunan para pengusaha pemula itu pada 10 Juni 1972.[1]

Di luar kegiatan bisnis, dia juga aktif sebagai pengurus di beberapa organisasi olahraga, di antaranya sebagai Ketua Umum PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia).[2] Dalam hal sosial kemasyarakatan, Datuk Hakim aktif sebagai salah satu ketua di Gebu Minang, suatu organisasi kemasyarakatan Minangkabau di seluruh dunia.[3]

Aktivitas

  • Ketua Umum PB PRSI
  • Ketua Umum Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FOMI)
  • Ketua Umum Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI)
  • Direktur Bidang Persahabatan Indonesia Malaysia (Prima)
  • Pengurus Gebu Minang
  • Pemilik Yayasan Al-Hakim

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan