Jumat, 25 September 2026
12:29 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Dasein

Dasein

Dasein (pelafalan dalam bahasa Jerman:[ˈdaːzaɪn]) adalah sebuah istilah Jerman yang sangat akrab dengan filsuf Martin Heidegger dalam karya besarnya, Being and Time, yang secara umum merupakan terjemahan dari ada, . being secara ontologis dan filosofis pada kemanusiaan dan realitas hidupnya.[1][2] Istilah ini banyak dipakai oleh para filsuf untuk menjelaskan kemampuan manusia dalam eksistensinya atau kemampuan tinggal dan memaknai hidupnya di dunia.[1] Heidegger sendiri adalah filsuf yang hidup pada tahun 1889-1976. Dia dikenal sebagai filsuf fenomenologi yang besar dari Jerman.[1]

250px-Martin_Heidegger_for_WP.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martin Heidegger - tokoh yang sangat peduli dengan istilah dasein

Heidegger membedakan kemampuan benda dan makhluk lain dalam kemampuan daseinnya dalam hal kesadaran dalam waktu.[1] Sedemikian penting istilah dasein ini bagi Heidegger karena beragam pengertian yang memiliki kedalaman dalam teori fenomenologinya.[2] Dasein yang dimiliki manusia dijelaskan dengan membandingkan arti istilah sein dan seiende yang artinya "yang berada". Arti dasein adalah "berada di dalam", jadi memiliki aktivitas yang tidak pasif.[2] Berbeda dengan benda-benda yang ada begitu saja di depan manusia tanpa bisa berbuat apa pun terhadap dirinya sendiri.[2] Di sinilah kemampuan manusia berbeda dalam hal merenungkan, merefleksikan tentang makna hidupnya, sehingga ia bisa memaknai dan mengubah hidup yang kurang baik menjadi lebih baik.[2] Kemampuan ini secara nyata dalam peran manusia dalam menyangkal dirinya sendiri.[2] Kemudian Heidegger juga memberika teori manusia dengan dasein dalam berhubungan dengan lingkungan di sekitarnya.[2] Lebih lanjut bahwa manusia dapar memikirkan benda-benda, alat-alat, dan beraktivitas sesuai dengan keinginan yang sudah dipilihnya.[2] Inilah kemampuan eksistensi yang sesungguhnya.[2]

referensi

  1. 1 2 3 4 (Indonesia)F. Budi Hardiman., Heidegger dan Mistik Keseharian, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta 2003
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia)Harun Hadiwijono., Sari Sejarah Filsafat Barat 2, Yogyakarta: Kanisius 1998
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan