Selasa, 27 Oktober 2026
16:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Dampak pariwisata

Bagikan:

Dampak pariwisata merupakan hal-hal yang terjadi sebagai akibat dari pariwisata. Dampak pariwisata bisa memengaruhi beberapa sektor, seperti sektor ekonomi, sektor lingkungan, sektor sosial, dan lain sebagainya yang saling berkesinambungan.[1]

Pariwisata bisa menimbulkan dampak negatif maupun positif. Umumnya, pariwisata dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan. Namun, pariwisata juga bisa membawa dampak negatif, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dampak ekonomi

Pariwisata tentu saja dapat memengaruhi sektor ekonomi. Dari pandangan positif, sektor pariwisata tentu dapat menambah pendapatan negara, memuluskan rotasi ekonomi masyarakat setempat, memajukan UMKM lokal, dan lain sebagainya.[2]

Dampak lingkungan

Dampak pariwisata terhadap sektor lingkungan merupakan yang paling memungkinkan untuk muncul belakangan. Banyak sekali wisatawan yang memiliki kewaspadaan rendah terhadap lingkungan dari destinasi wisata yang ia tuju. Ditambah dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang sering dikesampingkan untuk memenuhi permintaan atau ekspektasi wisatawan, sektor lingkungan menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak negatif dari pariwisata.

Dampak sosial

Sektor sosial merupakan sektor yang akan menerima dampak dari pariwisata, namun kurang mendapat perhatian. Lewat pariwisata, kemungkinan pertukaran nilai-nilai budaya akan semakin meningkat.

Referensi

  1. ↑ Gursoy, Dogan; Ouyang, Zhe; Nunkoo, Robin; Wei, Wei (2019-04-03). "Residents' impact perceptions of and attitudes towards tourism development: a meta-analysis". Journal of Hospitality Marketing & Management (dalam bahasa Inggris). 28 (3): 306–333. doi:10.1080/19368623.2018.1516589. ISSN 1936-8623.
  2. ↑ Yakup, Anggita Permata; Haryanto, Tri (2019). "Pengaruh Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia". Bina Ekonomi (dalam bahasa Inggris). 23 (2): 39–47. doi:10.26593/be.v23i2.3266.39-47. ISSN 2442-675X.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan