Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Dambus" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Dambus adalah alat musik tradisional Bangka yang sekilas mirip dengan gambus, tapi perbedaannya adalah bentuk kepalanya yang dipahat menyerupai kepala rusa.[1]
Sejarah
Dambus mulai berkembang sejak abad ke-19, seiring dengan kedatangan para imigran Arab dari Hadramaut, Yaman Selatan, ke wilayah Nusantara. Melalui lantunan syair kasidah para imigran menjadikan dambus sebagai media dakwah di Nusantara. Tradisi ini kemudian dilanjutkan oleh para ulama sebagai sarana penyebaran ajaran Islam.[2]
Referensi
- ↑ Hawarywe, Pujangga tanpa nama. "Deskripsi".
- ↑ 77 Warisan Budaya Takbenda Indonesia (PDF). 1. Vol. 1 (Edisi 1). Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan. 2014.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis. |
Artikel bertopik alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |