Minggu, 04 Oktober 2026
10:17 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Daerah historis

daerah geografis atau kebudayaan yang ada pada masa lalu, yang masih ada atau mungkin tidak lagi ada

Bagikan:

Daerah historis (atau wilayah historis) adalah daerah geografis yang, pada suatu masa dalam sejarah, memiliki basis budaya, etnik, bahasa atau politik, terlepas dari perbatasan di kemudian hari.[1] Terdapat beberapa daerah historis yang dapat dianggap sebagai "aktif", misalnya: Moravia, yang berada di Ceko, ini diakui sebagai bagian dari negara sekaligus sebagai daerah historis. Daerah historis digunakan sebagai pembatas untuk studi dan analisis perkembangan sosial dari budaya dengan periode tertentu tanpa referensi apapun ke organisasi politik, ekonomi atau sosial pada masa kini.

Prinsip dasar yang mendasari pandangan ini adalah bahwa struktur politik dan mental yang lebih tua itu ada yang memberikan pengaruh lebih besar terhadap identitas spasial-sosial individu daripada yang dipahami oleh dunia kontemporer, terikat dan sering kali dibutakan oleh pandangannya sendiri mengenai dunia - contohnya fokus terhadap negara bangsa.[2]

Definisi mengenai daerah bervariasi,[3] dan daerah dapat termasuk makrodaerah semisal Eropa, wilayah dari negara berdaulat tradisional atau wilayah mikrodaerah lebih kecil. Kedekatan geografis umumnya merupakan prasyarat yang diperlukan untuk kemunculan suatu identitas daerah.[3] Di Eropa, identitas daerah sering kali berasal dari Masa Migrasi tetapi untuk era kontemporer juga sering kali terkait dengan transformasi wilayah setelah Perang Dunia I dan setelah Perang Dingin.[4]

Beberapa daerah sengaja diciptakan, semisal Timur Tengah, yang dipopulerkan pada tahun 1902 oleh ahli strategi militer, Alfred Thayer Mahan, untuk merujuk wilayah Teluk Persia.[5]

Daftar

Afrika

Referensi

Kutipan

  1. ↑ p. 332, Kotlyakov, Komarova (entry 2781)
  2. ↑ p. 151, Tägil
  3. 1 2 xiii, Tägil
  4. ↑ p. 82. Lehti, Smith
  5. ↑ p. 65, Lewis, Wigen

Karya kutip

  • Sven Tägil (ed.), Regions in Central Europe: The Legacy of History, C. Hurst & Co. Publishers, 1999
  • Marko Lehti, David James Smith, Post-Cold War Identity Politics: Northern and Baltic Experiences, Routledge, 2003 ISBN0-7146-5428-0
  • Compiled by V. M. Kotlyakov, A. I. Komarova, Elsevier's dictionary of geography: in English, Russian, French, Spanish, German, Elsevier, 2006 ISBN0-444-51042-7
  • Martin W. Lewis, Kären Wigen, The Myth of Continents: A Critique of Metageography, University of California Press, 1997 ISBN0-520-20743-2

Bacaan lebih lanjut

  • Susan Smith-Peter, Imagining Russian Regions: Subnational Identity and Civil Society in Nineteenth-Century Russia, Brill, 2017 ISBN9789004353497
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan