Rabu, 28 Oktober 2026
12:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cupio dissolvi

Cupio dissolvi

Bagikan:
250px-Sonderheim_St._Peter_und_Paul_Deckenmalerei_017.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang dengan keterangan cupio dissolvi (stucco dan langit-langit bergambar yang berasal dari sekitar tahun 1756, Höchstädt an der Donau).

Cupio dissolvi adalah sebuah peribahasa Latin yang dipakai dalam terjemahan Vulgata dari Surat Paulus kepada Jemaat di Filipi. Frasa tersebut memiliki arti "Aku ingin pergi", menyiratkan keinginan umat Kristen untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan bergabung dengan Kristus dalam kehidupan abadi. Ini memainkan peran penting dalam diskusi soal topik bunuh diri dari Abad Pertengahan sampai zaman modern awal. Namun, sepanjang waktu, khususnya pada idiom-idiom nasional yang timbul dari rumpun bahasa Romansa, frasa tersebut mendapatkan pengartian dan pemakaian luas dan lebih sekuler.[1]

Kutipan dan penafsiran

Συνέχομαι δὲ ἐκ τῶν δύο, τὴν ἐπιθυμίαν ἔχων εἰς τὸ ἀναλῦσαι καὶ σὺν χριστῷ εἴναι, πολλῷ μᾶλλον κρεῖσσον· τὸ δὲ ἐπιμένειν ἐν τῇ σαρκὶ ἀναγκαιότερον δι’ ὑμᾶς.Templat:Bibleref2c

Synechomai de ek tōn dyo, tēn epithymian echōn eis to analysai kai syn Christō einai, pollō gar mallon kreisson to de epimenein tē sarki anankaioteron di’ hymas.

Coartor autem e duobus desiderium habens dissolvi et cum Christo esse multo magis melius / permanere autem in carne magis necessarium est propter vos.

Terjemahan:

Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. Filipi 1:23–4

Referensi

  1. ↑ "Cupio Dissolvi". Treccani (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 4 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

  • Definisi kamus cupio di Wikikamus
Ikon rintisan

Artikel bertopik Kristen ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan