Selasa, 03 November 2026
11:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Cupania cinerea

Bagikan:
Cupania cinerea
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Cupania
Spesies:
C. cinerea
Nama binomial
Cupania cinerea

Cupania cinerea adalah spesies tumbuhan dalam keluarga Sapindaceae. Tumbuhan ini dideskripsikan sebagai spesies baru pada tahun 1843 oleh ahli botani Jerman Eduard Friedrich Poeppig.[1] Tumbuhan ini asli dari Amerika Selatan (Bolivia, Brasil, Kolombia, Peru, dan Venezuela) dan Amerika Tengah (Kosta Rika, Ekuador, Honduras, Nikaragua, dan Panama).[2]

Beberapa fitokimia terdapat dalam tumbuhan ini, termasuk cupacinoside, cupacinoxepin, scopoletin, caryophyllene oxide, dua bisabolene sesquiterpene, lichexanthone, gustastatin, lupenone, betulone, 17β,21β-epoxyhopan-3-one, taraxerol, dan taraxerone.[3]

Referensi

  1. ↑ Poeppig, Eduard; Endlicher, Stephan (1843). Nova genera ac species plantarum, quas in regno Chilensi Peruviano et in terra Amazonica (dalam bahasa Latin). Vol. 3. Leipzig: Sumptibus F. Hofmeister. hlm. 38.
  2. ↑ "Cupania cinerea Poepp". Plants of the World Online. 1 Maret 2007. Diakses tanggal 27 Februari 2022.
  3. ↑ Gachet, M. Salomé; Kunert, Olaf; Kaiser, Marcel; Brun, Reto; Zehl, Martin; Keller, Walter; Muñoz, Ricardo A.; Bauer, Rudolf; Schuehly, Wolfgang (2011). "Antiparasitic compounds from Cupania cinerea with activities against Plasmodium falciparum and Trypanosoma bruceirhodesiense". Journal of Natural Products. 74 (4): 559–566. doi:10.1021/np100415m. PMID 21438586.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Sapindales ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan