Sabtu, 24 Oktober 2026
14:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Cuno Amiet

Cuno Amiet

Pelukis Swiss (1868–1961)

Bagikan:
Cuno Amiet
lossy-page1-250px-ETH-BIB_Cuno_Amiet_Portraitfoto_Com_M01-0004-0013.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Cuno Amiet

(1868-03-28)28 Maret 1868
Meninggal6 Juli 1961(1961-07-06) (umur 93)
PendidikanAcademy of Fine Arts Munich
Dikenal karenaLukisan, seni grafis, ilustrasi, patung
GerakanEkspresionisme

Cuno Amiet (28 Maret 1868 – 6 Juli 1961) adalah seorang pelukis, ilustrator, seniman grafis dan pematung Swiss.[1] Sebagai pelukis Swiss pertama yang mengutamakan warna dalam komposisi, ia adalah pelopor seni modern di Swiss.[1][2][2]

Referensi

  1. 1 2 Müller, Paul (1998). "Cuno Amiet" (PDF). SIKART dictionary and database. Swiss Institute for Art Research.[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 Pierre-André Lienhard / KMG:Cuno Amiet di Jerman, Prancis dan Italia di Historical Dictionary of Switzerland daring.Versi 2005.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cuno Amiet.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan