Minggu, 27 September 2026
23:42 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kuirasier

Kuirasier

250px-Napoleon_Cuirassier_in_1809_by_Bellange.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuirasier Prancis (1809).

Kuirasier (bahasa Prancis:cuirassier,[1] diucapkan [kɥiʁasje]) adalah unit kavaleri yang dilengkapi dengan zirah dan senjata api, pertama kali diperkenalkan di Eropa pada akhir abad ke-15. Mereka merupakan pengganti kesatria berzirah penunggang kuda (knight) pada Abad Pertengahan.

Istilah kuirasier berasal dari bahasa Prancis, cuirassier yang berarti "orang yang memakai kuiras" (cuirasse), yaitu zirah lempeng yang dikenakan di dada mereka.[2] Pada mulanya kuirasier merupakan prajurit yang tampil sebagai kavaleri berzirah, seperti man-at-arms dan demilancer, yang telah meninggalkan pemakaian senjata ganjur atau lembing dan mengadopsi penggunaan pistol sebagai senjata utama. Kemudian pada abad ke-17, kuirasier menanggalkan zirah perut dan hanya memakai kuiras (zirah lempeng dada dan punggung), kadang kala memakai helm tempur. Pada zaman tersebut, pedang merupakan senjata utama para kuirasier, sedangkan pistol sebagai senjata kedua. Kuirasier mendapat posisi penting selama Peperangan era Napoleon dan terakhir kali diterjunkan pada awal Perang Dunia I. Sekarang kuirasier diterjunkan sebagai pasukan seremonial di sejumlah negara.

Catatan kaki

  1. ↑ "cuirassier - definition of cuirassier by the Free Online Dictionary, Thesaurus and Encyclopedia". Thefreedictionary.com. Diakses tanggal 2012-06-17.
  2. ↑ Angus Konstam, William Younghusband (1996). Russian Army of the Seven Years War. Osprey Publishing. ISBN 1-85532-587-X.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kuirasier.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan