Senin, 28 September 2026
17:59 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Corypha umbraculifera

Corypha umbraculifera

Talipot palm
250px-Corypha_umbraculifera-flowering.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Talipot palm yang sedang berbunga di Kerala, India
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Arecales
Famili: Arecaceae
Genus: Corypha
Spesies:
C. umbraculifera
Nama binomial
Corypha umbraculifera
Sinonim[2]
  • Bessia sanguinolenta Raf.
  • Corypha guineensis L.

Corypha umbraculifera, yang dikenal sebagai talipot palm, adalah spesies palem yang berasal dari India bagian timur dan selatan serta Sri Lanka. Tumbuhan ini juga ditanam di Kamboja, Myanmar, Thailand, Mauritius, dan Kepulauan Andaman.[3] Ini adalah satu dari lima spesies yang diterima dalam genus Corypha.[4] Tumbuhan ini merupakan tanaman berbunga dengan perbungaan terbesar di dunia. Pohon ini hidup hingga 60 tahun sebelum menghasilkan bunga dan buah, lalu mati tak lama setelah itu.

Deskripsi

Ini adalah salah satu palem terbesar dengan spesimen individu yang mencapai ketinggian hingga 25 m (82 ft) dengan batang berdiameter hingga 13 m (43 ft).[5] Tumbuhan ini adalah palem kipas (suku Corypheae dari Arecaceae), dengan daun menjari besar berdiameter hingga 5 m (16 ft), dengan tangkai daun sepanjang 4 m (13 ft), dan hingga 130 anak daun.

Talipot palm memiliki perbungaan terbesar dari semua tanaman, dengan panjang 6–8 m (20–26 ft), terdiri dari satu hingga beberapa juta bunga kecil yang tumbuh pada tangkai bercabang di puncak batang (titan arum, Amorphophallus titanum, dari keluarga Araceae, memiliki perbungaan tak bercabang terbesar, dan spesies Rafflesia arnoldii memiliki bunga tunggal terbesar di dunia). Talipot palm bersifat monokarpik, hanya berbunga sekali, saat berusia 30 hingga 80 tahun. Butuh waktu sekitar setahun bagi buah untuk matang, menghasilkan ribuan buah bulat berwarna kuning-hijau berdiameter 3–4 cm (1–1,5 in), yang masing-masing berisi satu biji. Tanaman ini mati setelah berbuah.[6][7]

Persebaran

Talipot palm dibudidayakan di India Selatan dan Sri Lanka. Tanaman ini juga dibudidayakan di negara-negara Asia Tenggara seperti Kamboja, Myanmar, Thailand, serta Kepulauan Andaman. Tanaman ini juga ditanam secara jarang di Tiongkok.[butuh rujukan]

Kegunaan

Secara historis, daunnya digunakan sebagai media tulis di berbagai budaya Asia Selatan dan Asia Tenggara dengan menggunakan stilus besi untuk membuat naskah daun lontar. Di Filipina, tumbuhan ini dikenal secara lokal sebagai buri atau buli. Daunnya juga digunakan untuk atap jerami, dan getahnya disadap untuk membuat tuak. Di India Selatan, daun palem digunakan untuk membuat payung bagi pekerja pertanian. Pohon ini dikenal sebagai kudapana (കുടപ്പന) dalam bahasa Malayalam, talo (ତାଳ) dalam bahasa Odia, sreetalam (శ్రీతాళం) dalam bahasa Telugu, dan kudaipanai (குடைப்பனை) dalam bahasa Tamil, yang berarti palem payung.[8] Tanaman ini dikenal sebagai tala (තල) di Sri Lanka oleh masyarakat lokal Sinhala.

Di Kamboja, palem ini dikenal sebagai tréang (juga dikenal dengan nama Prancis latanier), dan seperti yang disebutkan di atas, digunakan secara luas di masa lalu untuk menulis naskah keagamaan.[9] Akhir-akhir ini media daun telah digunakan oleh tabib tradisional dan peramal. Daun yang matang digunakan untuk membuat atap, tikar, dan topi. Tangkai daun dapat digunakan dalam pembuatan tongkat, panah, dan jarum jaring. Saat air surut, para nelayan menggunakan buahnya untuk membius ikan.

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Johnson, D. (1998). "Corypha umbraculifera". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 1998 e.T38494A10118423. doi:10.2305/IUCN.UK.1998.RLTS.T38494A10118423.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "The Plant List Corypha umbraculifera".
  3. ↑ "World Checklist of Selected Plant Families: Royal Botanic Gardens, Kew". wcsp.science.kew.org. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Agustus 2018.
  4. ↑ "Corypha L. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-12.
  5. ↑ "Dominica Botanic Gardens". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-18. Diakses tanggal 2007-05-05.
  6. ↑ Rafinesque, Constantine Samuel. 1938. Sylva Telluriana. Mantis Synopt. New genera and species of trees and shrubs of North America p 13, Bessia sanguinolenta
  7. ↑ Linné, Carl von; Salvius, Lars (26 Juni 1753). Caroli Linnaei ... Species plantarum :exhibentes plantas rite cognitas, ad genera relatas, cum differentiis specificis, nominibus trivialibus, synonymis selectis, locis natalibus, secundum systema sexuale digestas... Vol. 2. Impensis Laurentii Salvii.
  8. ↑ Talipot palm in full bloom, laporan FAO: tropical palms, palm products Diarsipkan 2010-06-19 di Wayback Machine., palms with development potential Diarsipkan 2011-01-08 di Wayback Machine.
  9. ↑ Pauline Dy Phon (2000). Plants Utilised In Cambodia/Plantes utilisées au Cambodge. Phnom Penh: Imprimerie Olympic. hlm. 174.

Pranala luar

Templat:Writing

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan