Senin, 26 Oktober 2026
21:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Constantijn Johan Wolterbeek

Constantijn Johan Wolterbeek

Bagikan:
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Constantijn_Johan_Wolterbeek.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Litografi Wolterbeek.

Constantijn Johan Wolterbeek (5 April 1766 – 23 Mei 1845) adalah seorang politikus dan tokoh militer Belanda.

Wolterbeek merupakan perwira angkatan laut sejak muda. Sebagai kadet dan perwira ia terlibat ekspedisi di Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Semasa penyerbuan Prancis pada bulan Maret 1793, ia menjadi terkenal ketika menjabat sebagai letnan di Angkatan Laut melalui tindakan herois dalam Ekspedisi Sungai Schelde. Semasa Republik Batavia dan di bawah Republik Prancis ia juga tetap di Angkatan Laut. Ia membuat jasa dengan mengatur pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa Angkatan Laut. Setelah tahun 1813, ia menjabat komandan Angkatan Laut dan panglima skuadron (dan sekali lagi selama Perang Menteng di Kota Palembang). Sebagai direktur jenderal Angkatan Laut, ia memengaruhi sejumlah perbaikan di tubuh Angkatan Laut. Ia mengakhiri kariernya untuk mencurahkan diri di bidang pertanian dari Kastil Bronkhorst.

Referensi

  • 1914. P.C. Molhuysen dan P.J. Blok. Nieuw Nederlands Biografisch Woordenboek. Deel 3. Bladzijde 1485-1487.
  • 1940. G.C.E. Köffler. De Militaire Willemsorde 1815-1940. Algemene Landsdrukkerij. Den Haag.
Didahului oleh:
Cornelis Theodorus Elout
Direktur Jenderal Angkatan Laut
1830-1840
Diteruskan oleh:
Jean Chrétien Baud
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan