Selasa, 22 September 2026
04:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Commelinaceae

Commelinaceae

Commelinaceae
250px-Aneilema_aequinoctiale.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aneilema aequinoctiale
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Commelinales
Famili: Commelinaceae
Mirb.[1]
Genera

lihat teks.

Artikel takson sembarang

Commelinaceae atau Suku Gewor-geworan adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Menurut sistem klasifikasi APG II suku ini termasuk ke dalam bangsa Commelinales, klad commelinids. Famili tumbuhan ini merupakan famili terbesar dalam ordo tersebut, dengan sekitar 731 spesies tumbuhan yang tersebar dalam 41 genus tumbuhan.[2] Dua genus terkenal dalam famili tumbuhan ini yaitu Commelina (berisi tanaman Gewor beserta kerabat-kerabatnya) dan Tradescantia (genus yang berisi tanaman seperti Cocor Gaok, Nanas kerang, Zebrakraut, dan sebagainya). Famili tumbuhan ini beraneka ragam jenisnya di daerah tropis Dunia Lama dan dan di daerah tropis Dunia Baru.[3] Variasi morfologi terutama bunga dan perbungaan dianggap paling banyak dibandingkan dengan tumbuhan berbunga lainnya.[4][5]

Karakteristik

Commelinaceae memiliki daun yang menjadi pelepah tertutup dan bilah yang berbatas tegas, umumnya agak sukulen[6]

Daftar genus

250px-Tradescantia_Zebrina_flower.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tradescantia Zebrina / Zebrakraut

Referensi

  1. Angiosperm Phylogeny Group (2009). "An update of the Angiosperm Phylogeny Group classification for the orders and families of flowering plants: APG III". Botanical Journal of the Linnean Society. 161 (2): 105–121. doi:10.1111/j.1095-8339.2009.00996.x.
  2. Christenhusz, M. J. M.; Byng, J. W. (2016). "The number of known plants species in the world and its annual increase". Phytotaxa. 261 (3). Magnolia Press: 201–217. doi:10.11646/phytotaxa.261.3.1.
  3. Faden, Robert B. (1983), "Phytogeography of African Commelinaceae", Bothalia, 4 (3/4): 553–557, doi:10.4102/abc.v14i3/4.1207
  4. Brenan, J.P.M. (1966), "The classification of Commelinaceae", Botanical Journal of the Linnean Society, 59 (380): 349–370, doi:10.1111/j.1095-8339.1966.tb00068.x
  5. Evans, Timothy M.; Faden, Robert B.; Systma, K.J. (2000), "Homoplasy in the Commelinaceae: comparison of different classes of morphological characters", dalam Wilson, K.L.; Morrison, D.A. (ed.), Proceedings of the Second International Conference on the Comparative Biology of the Monocots, Melbourne: CSIRO, hlm. 547–556
  6. Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. "June 3". Proceedings of the Linnean Society of London. 1 (26): 252–254. 1845. doi:10.1111/j.1095-8312.1845.tb01000-26.x. (Paper summary)[a]
  1. The paper itself was published as Edgeworth, M. Pakenham (1846). "Descriptions of some unpublished Species of Plants from North-Western India". Transactions of the Linnean Society of London. 20 (1): 23–91. doi:10.1111/j.1096-3642.1846.tb00410.x.
  1. The correct name for this species is Amischotolype mollissima (Blume) Hassk.
  2. This name is illegitimate; the correct name is Siderasis fuscata (Lodd.) H.E.Moore.
  3. This name was proposed as a replacement for Ule's own Chamaeanthus (Verh. Bot. Vereins Prov. Brandenburg 50:71, 1909, "1908"), which was predated by Chamaeanthus J.J.Sm. (Orch. Jav.:552, 1905), but the replacement Uleopsis had been published by Friedrich Karl Georg Fedde in the meantime (Just's Bot. Jahresber. 37(2):77, 1911, "1909" ). The correct name is Uleopsis, but is not in current use.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Commelinaceae.


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan