Jumat, 06 November 2026
22:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Colgate-Palmolive

Colgate-Palmolive

perusahaan asal Amerika Serikat

Bagikan:
Colgate-Palmolive
250px-Colgate-Palmolive_%282025%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Colgate-Palmolive_Building_300_Park_Avenue.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Colgate-Palmolive 300 Park Avenue
Industriproduk konsumen
Kantor pusat
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Ian M. Cook
(CEO)
Pendapatan$17.420 juta
2.893.000.000 Dolar Amerika Serikat (2022) Sunting ini di Wikidata
1.785.000.000 Dolar Amerika Serikat (2022) Sunting ini di Wikidata
Total aset$13.876 juta

Colgate-Palmolive Company (NYSE: CL) adalah sebuah perusahaan publik asal Amerika Serikat yang bergerak di industri produk konsumen.[1] Saat ini, markas pusat Colgate-Palmolive Company terletak di 300 Park Ave., New York City, New York, dan dipimpin oleh CEO Ian M. Cook.[1]

Pada tahun 2013, Colgate-Palmolive Company masuk dalam daftar Fortune 500, sebuah daftar peringkat perusahaan berdasarkan pendapatan kotornya yang dibuat oleh majalah Fortune setiap tahun.[1] Colgate-Palmolive Company berada dalam peringkat 167 (sebelumnya peringkat 165) dengan pendapatan sekitar $17.420 juta, keuntungan sebesar $2.241 juta, dan total aset sebesar $13.876 juta.[1]

Colgate-Palmolive Company fokus pada penyediaan produk-produk konsumen dengan dua segmen utama, yaitu Oral, Personal, and Home Care serta Pet Nutrition[2]

250px-Colgate-Palmolive_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo yang digunakan dari tahun 1983 hingga 2025.

Sejarah

Pada 1806, Henry W. Colgate membuka sebuah pabrik tepung kanji, sabun, dan lilin di Dutch Street di New York City dengan nama " William Colgate & Company." Pada 1840-an perusahaan ini mulai menjual produknya dalam ukuran individual dengan berat yang seragam. Pada 1857, William Colgate meninggal dunia dan perusahaannya berganti nama menjadi "Colgate & Company" di bawah pengelolaan Samuel Colgate, anaknya. Pada 1872, Colgate memperkenalkan Cashmere Bouquet, sabun wangi. Pada 1873, perusahaan itu memperkenalkan pasta giginya yang pertama, yaitu pasta gigi beraroma yang dijual dalam stoples kecil. Pada 1908 mereka mulai menjual pasta gigi dalam bentuk tube.

Di Milwaukee, WI, perusahaan B.J. Johnson Company membuat sabun yang dibuat sama sekali dari bahan dasar minyak kelapa dan minyak zaitun. Sabun ini cukup populer hingga perusahaannya kemudian berganti nama sesuai dengan bahan sabun ini, yaitu Palmolive Diarsipkan 2006-05-02 di Wayback Machine.

Sebuah pabrik sabun di Kansas yang dikenal sebagai Peet Brothers bergabung dengan Palmolive dan berganti namanya menjadi Palmolive-Peet. Pada 1928, Palmolive-Peet bergabung dengan Colgate Company dan menciptakan Colgate-Palmolive-Peet Company. Pada 1953 nama "Peet" dibuang sehingga namanya berubah menjadi "Colgate-Palmolive Company" saja.

Pada permulaan era televisi, Colgate-Palmolive ingin bersaing dengan Procter & Gamble sebagai sponsor opera sabun. Meskipun perusahaan itu banyak mensponsori acara-acara TV, mereka paling terkenal sebagai sponsor penuh seri The Doctors.

George Henry Lesch menjadi presiden, CEO, dan ketua dewan pengurus Colgate-Palmolive pada 1960-an dan 1970-an.

Pada 2006, Colgate-Palmolive mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi Tom's of Maine, sebuah perusahaan terkemuka pembuat pasta gigi alamiah, seharga AS$100 juta. Tom's of Maine didirikan oleh Tom Chappell pada 1970. Pengumuman ini banyak dipuji dan dikritik, dengan banyak pihak mempertanyakan mengapa perusahaan dengan kebijakan 'Pengujian tanpa menggunakan binatang' mau menjual dirinya kepada perusahaan lain yang melakukan pengujian pada binatang, meskipun hal itu tidak diharuskan oleh hukum. Namun, karena Colgate terfokus pada riset dan peningkatan mutu, pengujian mungkin hanya perlu unutk pengembangan inovatif, karena hal itu menjamin bahwa produk-produk yang dihasilkannya aman untuk manusia.

Di Indonesia

Produk Colgate-Palmolive memiliki sejarah panjang memasuki pasaran Indonesia, meskipun dalam perkembangannya cenderung naik-turun karena kurangnya promosi maupun pemasaran dibanding perusahaan toiletries lain. Kedua produk tersebut sudah masuk ke pasar lokal sejak era Hindia Belanda,[3][4] dalam bentuk masih diimpor. Hal ini membuat produk Colgate lebih mahal dibanding produk sejenis, seperti Pepsodent.[5]

Pada era 1970-an produksi pasta gigi Colgate dan sabun Palmolive mulai dilakukan secara lokal oleh PT Filma (kemudian PT Filma Utama Soap dan sekarang PT Tempo Utama Sejahtera) milik Julius Tahija (kemudian diakuisisi oleh PT Tempo Scan Pacific) yang bekerjasama dengan Colgate-Palmolive di AS.[6][7] Produk Colgate-Palmolive lainnya yang sempat diproduksi PT Filma adalah pasta gigi Darlie (d/h Darkie).[8] Pada tahun 1996 kerjasama produksi tersebut dihentikan,[9] dan pemasaran produk Colgate-Palmolive digantikan oleh PT Colgate-Palmolive Indonesia,[10] anak usaha perusahaan AS tersebut sebagai importir tunggal hingga saat ini.

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan