Jumat, 25 September 2026
20:27 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Coki Anwar

Coki Anwar

pelawak tunggal dan pemeran

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
40px-Crystal_Clear_app_kedit.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini perlu ditulis ulang agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan membantu. Ada saran di halaman pembicaraan. (Februari 2025)
Artikel ini kemungkinan ditulis dari sudut pandang penggemar, alih-alih sudut pandang netral. Mohon rapikan untuk menghasilkan standar kualitas yang lebih tinggi dan untuk membuat pemakaian nada yang netral. (Februari 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Coki Anwar" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2025)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Coki Anwar
250px-Coki_anwar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Choirul Anwar

2 Januari 1985 (umur 41)
Pati, Jawa Tengah, Indonesia
Nama lainCoki Anwar
Pekerjaanpelawak tunggal, aktor
Masa aktif2014—sekarang

Choirul Anwar atau yang lebih dikenal dengan nama Coki Anwar (lahir 2 Januari 1985) adalah seorang pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Coki, begitu ia kerap disapa, adalah pelawak tunggal atau komika yang berbasis di komunitas Stand Up Indo Jogja. Coki dikenal dengan gaya ber stand up comedy nya yang berbeda dari komika pada umumnya, di mana ia memiliki persona yang kuat, tempramental dan terlihat kejam, serta tidak mudah tertawa saat tampil di panggung. Dengan persona tersebut, ia melontarkan materi komedi yang aneh dan absurd serta tidak lazim sehingga hal yang bertolak belakang inilah yang mengundang tawa penonton. Coki dikenal setelah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Academy season 2 (SUCA 2) yang diadakan oleh stasiun TV Indosiar di tahun 2016.[1]

Karier

Coki diketahui berlatar belakang lulusan salah satu universitas di Yogyakarta jurusan teknik mesin serta pernah bekerja di salah satu instansi pemerintah di Yogyakarta sebelum memulai karier stand up comedy, serta menjadi editor salah satu surat kabar di Yogyakarta.[2] Coki memulai stand up comedy di tahun 2014 dengan mulai open mic bersama komunitas Stand Up Indo Jogja, dan menjadi komika reguler komunitas hingga sekarang. Coki kemudian hadir dengan membawa perbedaan dengan membawa persona yang unik, yaitu kuat, songong, tempramental plus terlihat kejam dan seakan mengintimidasi penonton saat berbicara, serta tidak mudah tertawa saat tampil. Didukung badannya yang bugar dan atletis, ia melontarkan materi komedi yang aneh dan absurd serta tidak lazim tetapi dapat mengundang tawa penonton. Hampir di setiap penampilan ia memadukan materinya dengan sedikit bahasa Inggris lalu selalu menyapa penontonnya dengan sapaan "guys" lalu mengibaratkan mereka sebagai "orang-orang lemah" ketika menyaksikan penampilannya karena personanya sebagai orang yang kuat, dan selalu ditutup dengan tagline yang tidak masuk akal tapi terdengar kocak sehingga beberapa kali ia dilabeli "gila" oleh beberapa penonton. Nama Coki sebagai komika mulai dikenal ketika ia menjadi salah satu finalis Stand Up Comedy Academy season 2 (SUCA 2) yang diadakan oleh Indosiar di tahun 2016. Di kompetisi tersebut, ia dimentori oleh Daned Gustama dan tetap konsisten dengan personanya yang bisa dibilang cukup susah ini. Di kompetisi tersebut, Coki berhasil bertahan hingga 8 besar.[3][4]

Selepas SUCA 2, Coki kembali mengikuti kompetisi stand up comedy. Kali ini ia mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia yang diadakan oleh Kompas TV yang memasuki musim ketujuh di tahun 2017. Lewat audisi di Jakarta, Coki yang juga pernah mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di tahun 2014 dan 2015 ini akhirnya meraih golden ticket dan berhasil lolos sebagai finalis untuk SUCI 7.[5][6] Tercatat Coki menjadi alumni SUCA pertama yang berhasil menembus kompetisi SUCI semusim setelahnya dan satu-satunya yang bisa melakukan hal tersebut waktu itu, karena beberapa peserta SUCA juga ada yang berasal dari kompetisi SUCI sebelumnya mengingat SUCA baru berjalan 2 musim kala itu. Coki lolos bersama dengan rekan sesama komunitasnya di Stand Up Indo Jogja yaitu Mamat Alkatiri, yang telah lebih dulu lolos lewat audisi di Surabaya. Di SUCI 7, Coki melanjutkan kegilaannya dan kekonsistenannya di panggung dan mendapat apresiasi yang semakin luas dari penonton yang menyaksikan penampilannya. Termasuk memukau para juri, sebut saja Pandji Pragiwaksono yang pernah menilainya saat di SUCA 2 dan harus terus menilai penampilannya di SUCI 7, membuat Pandji sering memberikan komentar-komentar yang terdengar kocak terhadapnya karena personanya tersebut. Langkah Coki kembali terhenti di kompetisi dan kali ini lebih baik, di mana ia mengalami close mic di babak 5 besar. Coki kemudian mendapatkan kesempatan keduanya melalui babak callback, meskipun akhirnya belum beruntung kembali sebagai finalis karena penampilannya dinilai paling kurang dibandingkan 3 komika callback lainnya.

Prestasi

Acara televisi

Stand Up Comedy Academy (Indosiar) sebagai finalis pada tahun 2016 Stand Up Comedy Indonesia (Kompas TV) sebagai finalis pada tahun 2017 Waktu Indonesia Bercanda (NET.)

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2018 Partikelir Tegap
2024 Modal Nekad Agus

Seri web

Tahun Judul Peran Catatan
2020 Cek Toko Sebelah Babak Baru Tahanan

Referensi

Pranala luar

Musim
120px-SUCI_Season1%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembawa Acara
Juri
Juri Tamu
Pemenang
Artikel terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan