Senin, 05 Oktober 2026
05:07 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Coconuts Media

perusahaan asal Tiongkok

Bagikan:
Coconuts Tabloid Media
250px-CoconutMedia.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisSwasta
IndustrIMedia
Didirikan2011 Sunting ini di Wikidata
PendiriByron Perry

Coconuts Media adalah sebuah perusahaan media multi-nasional di belahan Asia yang menerbitkan sebuah jaringan situs web kota lokal dan video daring dokumenter. Perusahaan tersebut sekarang melayani delapan kota dan negara di Asia Tenggara, yakni Bangkok. Manila, Hong Kong, Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, Bali dan Yangon,[1][2][3][4][5] meliputi kabar lokal dan tren budaya.[1] memakai media sosial dan video untuk meningkatkan jumlah pembaca.[3][6]

Referensi

  1. 1 2 "Q&A with Coconuts Media founder Byron Perry". mumbrella.asia. 13 Juli 2015. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ De Wall-Montgomery, Michael (4 Januari 2016). "Coconuts is a local news startup fast becoming the Patch of Southeast Asia". Venturebeat.com. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Choa, Kane; Errol (15 Juni 2015). "ABS-CBN News & Coconuts Media form partnership". philstar.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-05. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Alejo, Annie; S (25 Mei 2015). "'Snackable' digital content from ABS-CBN News and Coconuts Media partnership". mb.com.ph. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Tabora, Brylle; B (1 Juni 2015). "Video as a medium to cover–and discover–art". lifestyle.inquirer.net. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Coconuts taps Brightcove for online video service in Asia". telecompaper.com. 15 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan