Jumat, 30 Oktober 2026
10:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Elang-ular dada-hitam

Elang-ular dada-hitam

Bagikan:
Elang-ular dada-hitam
250px-Black-chested_snake-eagle_%28Circaetus_pectoralis%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dengan seekor ular
di Taman Nasional Awash, Etiopia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Accipitriformes
Famili: Accipitridae
Genus: Circaetus
Spesies:
C. pectoralis
Nama binomial
Circaetus pectoralis
A. Smith, 1829

Elang-ular dada-hitam (Circaetus pectoralis) adalah sebuah spesies burung pemangsa Afrika besar dari famili Accipitridae. Elang ini menyerupai elang-ular lainnya dan sebelumnya dianggap sejenis (satu spesies) dengan elang-ular jari-pendek dan elang-ular beaudouin, yang masih berkerabat dekat dengannya.[2][3]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Circaetus pectoralis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22734223A95079134. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22734223A95079134.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Clark, William S. (1999). "Plumage differences and taxonomic status of three similar Circaetus snake-eagles" (PDF). Bulletin of the British Ornithologists' Club. 119 (1): 56–59. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-09-18. Diakses tanggal 2019-07-30 – via globalraptors.org.
  3. ↑ Clark, William S.; Fisher, David; Finch, Brian; de Bruijn, Bernd; Shani, Itai (2005). "Status of Beaudouin's Circaetus beaudouini and Short-toed Snake Eagles C. gallicus in Kenya" (PDF). Bulletins of the African Bird Club. 12 (2): 150–152. doi:10.5962/p.309753. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-09-18. Diakses tanggal 2019-07-30 – via globalraptors.org.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan