Kamis, 24 September 2026
02:46 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Cimabue

Cimabue

250px-Cimabue_-_Maest%C3%A0_di_Santa_Trinita_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maestà di Santa Trinita, 1280–1285, Galeri Uffizi, Firenze.

Cimabue (pelafalan dalam bahasa Italia:[tʃimaˈbuːe]; Latin Gerejawi: [t͡ʃiˈmaː.bu.e]; ca 1240 – 1302),[1] juga dikenal sebagai Cenni di Pepo[2] atau Cenni di Pepi,[3] adalah seorang pelukis dan perancang mozaik asal Firenze, Italia.

Meskipun sangat dipengaruhi oleh model-model Bizantium, Cimabue umumnya dianggap sebagai salah satu pelukis Italia besar pertama yang datang dari gaya Italo-Byzantium.[4]

Referensi

  1. Vasari, G. Lives of the Artists. Translated with an introduction and notes by J.C. and P Bondanella. Oxford: Oxford University Press (Oxford World’s Classics), 1991, pp. 7–14. ISBN978-0-19-953719-8.
  2. Joseph F. Clarke (1977). Pseudonyms. BCA. hlm. 38.
  3. J. A. Crowe and G. B. Calvalcaselle, A History of Painting in Italy; Umbria, Florence and Siena from the Second to the Sixteenth Century, vol. 1, AMS Press, 1975, p. 202.
  4. Fred Kleiner (2008). Gardner's Art through the Ages: A Global History. Vol. 2. Cengage Learning EMEA. p. 502.

Sumber

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cimabue.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan