Selasa, 13 Oktober 2026
08:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Cikarak

Cikarak

genus burung

Bagikan:
Cikarak
250px-Myza_sarasinorum_1898.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cikarak telinga-putih (Myza sarasinorum)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Meliphagidae
Genus: Myza
A.B. Meyer & Wiglesworth, 1895
Spesies tipe
Myza sarasinorum[1]
A.B. Meyer & Wiglesworth, 1895
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Myza atau burung cikarak adalah sebuah genus burung dalam famili Meliphagidae. Genus ini didirikan oleh Adolf Bernard Meyer dan Lionel William Wiglesworth pada tahun 1895. Di dalamnya berisi spesies sebagai berikut:

Gambar Nama ilmiah Nama yang umum Distribusi
120px-Myza_celebensis%282%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Myza celebensis Cikarak sulawesi Pulau Sulawesi di Indonesia
Myza sarasinorum Cikarak telinga-putih Sulawesi di Indonesia

Referensi

  1. ↑ "Melaphagidae". aviansystematics.org. The Trust for Avian Systematics. Diakses tanggal 2023-07-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan