Selasa, 20 Oktober 2026
18:48 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Bangau sandang-lawe

Bangau sandang-lawe

spesies burung

Bagikan:
Bangau sandang-lawe
250px-White_necked_stork_%28Ciconia_episcopus%29_21-Mar-2007_7-37-51_AM_21-Mar-2007_7-37-52.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Ciconia episcopus
Artikel takson sembarang

Bangau sandang-lawe (Ciconia episcopus) adalah spesies burung dari suku Ciconiidae.[1] Dalam taksonomi, bangau sandang-lawe termasuk dalam genus Ciconia. Bangau sandang-lawe merupakan burung pemakan ikan, katak, moluska, serangga, yang berhabitat di sawah, padang rumput, dataran rendah, perbukitan.

Ciri-ciri

Tubuh berukuran sangat besar (86 cm). Mahkota hitam berkilap. Dahi dan alis kecil putih. Seluruh leher berbulu seperti kapas putih. Sayap dan ekor hitam berkilau. Dada bergaris dan paha hitam. Perut bawah dan ekor bawah putih. Kulit muka abu-abu. Iris coklat merah, paruh hitam dengan ujung merah, kaki merah buram.[2] Bertengger pada pohon tinggi bersama bangau lain atau merak. Terbang soaring tinggi. Bersarang tidak dalam koloni. Sarang dari tumpukan ranting pada pohon tinggi di hutan. Telur berwarna biru pucat, jumlah 3-4 butir.

Penyebaran

  • Afrika, India, Asia tenggara, Filipina.
  • Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi.

Galeri

  • 120px-Ciconia_episcopus_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Ciconia_episcopus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-%E0%A4%B9%E0%A4%9C%E0%A4%BF_%E0%A4%B2%E0%A4%95_%E0%A4%B2%E0%A4%95%2C_woolly_necked_stork.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Woolly-necked_Stork_%28Ciconia_episcopus%29_W2_IMG_9826.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Wooly_necked_stork_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Woollynecked_stork.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Ciconia_episcopus_neglecta_%28aka%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Ayat, Asep (2011). Mardiastuti, Ani (ed.). Burung-burung Agroforest di Sumatera (PDF). Bogor: World Agroforesty Centre. hlm. 103. ISBN 978-979-3198-60-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 154.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan