Minggu, 01 November 2026
15:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Chromolaena

Chromolaena

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Chromolaena
250px-Chromolaena_odorata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chromolaena odorata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Subfamili: Asteroideae
Tribus: Eupatorieae
Genus: Chromolaena
DC.[1]
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Chromolaena adalah genus dari sekitar 165 spesies tumbuhan bertubuh keras dan semak dalam keluarga Asteraceae. Namanya berasal dari kata Yunani χρῶμα (khrôma, artinya "warna"), dan χλαῑνα (khlaīna) atau λαῑνα (laīna) yang keduanya berarti "jubah". Penamaan tersebut mengacu pada fillari berwarna dari beberapa spesiesnya.[2] Anggota genus ini berasal dari Amerika, dimulai dari Amerika Serikat bagian selatan hingga Amerika Selatan (terutama Brasil).[2] Salah satu spesiesnya yakni Chromolaena odorata (Kirinyuh), telah diperkenalkan ke berbagai belahan dunia di mana ia dianggap sebagai gulma.[3]

Tumbuhan dalam genus ini sebelumnya secara taksonomi diklasifikasikan dalam genus Eupatorium, tetapi sekarang dianggap berkerabat lebih dekat dengan genus lain dalam tribus Eupatorieae.[4]

Daftar Spesies[2][5][6]

Referensi

  1. ↑ "Genus: Chromolaena DC". Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. 2011-01-06. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-12. Diakses tanggal 2011-08-25.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 http://www.efloras.org/florataxon.aspx?flora_id=&taxon_id=
  3. ↑ http://www.efloras.org/florataxon.aspx?flora_id=&taxon_id=
  4. ↑ Schmidt, GJ; EE Schilling (Mei 2000). "Phylogeny and Biogeography of Eupatorium (Asteraceae: Eupatorieae) Based on Nuclear ITS Sequence". American Journal of Botany. 87 (5). Botanical Society of America: 716–726. doi:10.2307/2656858. JSTOR 2656858. PMID 10811796.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Chromolaena". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 2010-05-27.
  6. ↑ "GRIN Species Records of Chromolaena". Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. Diakses tanggal 2011-08-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  7. ↑ John K. Francis, Research Forester, U.S. Department of Agriculture, Forest Service, International Institute of Tropical Forestry, Jardín Botánico Sur. John K. Francis (ed.). "Chromolaena geraniifolia (Urban) King & H.E. Robins" (PDF). Wildland Shrubs of the United States and its Territories: Thamnic Descriptions, General Technical Report IITF-WB-1. Diakses tanggal 2008-08-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan