Senin, 02 November 2026
15:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Christine Petit

Christine Petit

Bagikan:
250px-KavliPrize-7148_%2843603979215%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Christine Petit

Christine Petit (lahir 4 Februari 1948) merupakan seorang lulusan Ph.D dari Institut Pasteur. Sebelumnya ia mempelajari ilmu kedokteran di Fakultas Ilmu Kedokteran Pierre and Marie Curie serta ilmu biologi dasar, genetika, dan biokemistri di Universitas Orsay. Pada tahun 2002, ia ditunjuk menjadi dosen Genetika dan Psikologi Sel di College de France. Selain menjadi seorang deson, ia juga menjabat sebagai ketua laboratorium "Genetique et physiologie de I'audition" di Institut Pasteur, Inserm, dan Sorbonne Universite.

Petit melakukan penelitian mengenai pertukaran kromosom, penciuman, dan penglihatan pada manusia. Karya pertamanya yang membahas tentang tuli yang bersifat menurun dipublikasikan pada tahun 1994 yang kemudian menghasilkan model eksperimen baru mengenai peran dari gen yang bervariasi dalam pemrosesan suara. Pada tahun 2018, ia menyaksikan pembukaan Institut Pendengaran, Paris, yang menaungi penelitian pada berbagai disiplin ilmu syaraf yang berkenaan dengan pendengaran.

Christine Petit merupakan anggota French Academie des Sciences yang telah memperoleh berbagai penghargaan termasuk Penghargaan Ernst Jung di bidang Ilmu Kedokteran (2001), Penghargaan Louis-Jeantet di bidang Ilmu Kedokteran (2006), dan anggota luar negeri Akademi Nasional Sains (AS, 2016).[1]

Referensi

  1. ↑ "Christine Petit". www.kavliprize.org (dalam bahasa Inggris). 2018-05-22. Diakses tanggal 2019-03-24.


Penerima Hadiah Kavli
Astrofisika
Nanosains
Ilmu saraf


Flag of PrancisBiography icon

Artikel bertopik biografi Prancis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan