Sabtu, 24 Oktober 2026
05:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Christian Ludwig Brehm

Christian Ludwig Brehm

Bagikan:
Christian Ludwig Brehm
250px-Christian_Ludwig_Brehm_1787-1864.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LahirJanuari 24, 1787
Schönau, Jerman
Meninggal23 June 1864 (1864-06-24) (umur 77)
Karier ilmiah
BidangOrnitologi

Christian Ludwig Brehm (24 Januari 1787 – 23 Juni 1864) adalah seorang pastor dan ornitologis Jerman yang juga merupakan ayah dari seorang zoologis, Alfred Edmund Brehm.

Kehidupan

Brehm lahir di was born in Schönau yang berlokasi dekat dengan Gotha pada tanggal 24 Januari 1787. Dia bersekolah di Universitas Jena dan ditahbiskan sebagai pastor di Renthendorf pada tahun 1813 yang menjadi tempat tinggalnya sampai dia meninggal pada tanggal 23 Juni 1864.[1] Dia telah menulis Beiträge zur Vogelkunde (1820–22) yang mendeskripsikan 104 spesies burung Jerman secara detil[2] dan juga menulis Handbuch der Naturgeschichte aller Vögel Deutschlands (1831) yang mendeskripsikan 900 spesies burung.[1]

Selama hidupnya, Brehm telah mengumpulkan 15,000 burung sampai kematiannya yang juga dia dapatkan dari anaknya, Alfred Brehm. Alfred mengoleksi burung-burung ini dari Sudan, Mesir dan penjuru Eropa.[2] Pada bulan Maret 1835, Brehm pernah menawarkan Museum Zoologi Berlin koleksinya karena dia takut badai akan menghancurkan rumah dan koleksinya.[3] Tetapi, sepertinya usaha ini gagal karena koleksi ini tetap berada di loteng rumahnya hingga kematiannya. Koleksi burung ini akhirnya ditemukan oleh Otto Kleinschmidt yang mengajak Walter Rothschild, 2nd Baron Rothschild untuk membeli koleksi ini pada tahun 1897. Saat itu, koleksi Brehm terdiri dari 9000 kulit burung yang tiba di Museum Zoologi Walter Rothschild di Tring pada tahun1932. Meskipun , pada akhirnya, koleksi ini kembali ke Jerman melalui proses pertukaran dengan Museum Koenig di Bonn.[4]

Referensi

  1. 1 2 The English Cyclopaedia: Division. Biography. 6v. and Suppl (dalam bahasa Inggris). Bradbury, Evans. 1872. hlm. 312.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
  2. 1 2 Bargheer, Stefan (2018). Moral Entanglements: Conserving Birds in Britain and Germany (dalam bahasa Inggris). Chicago: University of Chicago Press. hlm. 70. ISBN 978-0-226-54396-3.
  3. ↑ The Ibis (dalam bahasa Inggris). British Ornithologists' Union. 1932. hlm. 315.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
  4. ↑ Stresemann, Erwin (1975). Ornithology from Aristotle to the Present (dalam bahasa Inggris). Cambridge: Harvard University Press. hlm. 258. ISBN 978-0-674-64485-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan