Minggu, 11 Oktober 2026
12:00 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Choeung Ek

Choeung Ek

Bagikan:
Choeung Ek
ជើងឯក
250px-Buddhist_Stupa_at_Choeung_Ek_killing_fields%2C_Cambodia.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen Choeung Ek pada tahun 2012
osm-intl,13,11.484444444444,104.90194444444,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Choeung_Ek&revid=19032461&groups=_8ea038849a3c6f996542d0b11216fac43fcbb9ad&parser=parsoid
Peta interaktif Choeung Ek
Koordinat11°29′4″N 104°54′7″E / 11.48444°N 104.90194°E / 11.48444; 104.90194
LokasiLadang Pembantaian di Phnom Penh, Kamboja
TipeStupa Buddhis
Tinggi62 m (203 ft)
Konstruksi pertama1988
250px-Phnom_Penh%2C_Killing_Fields_of_Choeung_Ek_%286226142426%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stupa di Choeung Ek
250px-Cambodia_choeung_ek_mass_graves.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuburan massal di Choeung Ek

Choeung Ek (bahasa Khmer:ជើងឯក [cəəŋaek]) adalah tempat bekas perkebunan dan merupakan tempat kuburan massal dari korban Khmer Merah – yang dibantai antara tahun 1975 dan 1979 – di Khan Dangkao, Phnom Penh, Kamboja,[1] yang terletak sekitar 17 km dari pusat kota Phnom Penh. Tempat ini merupakan tempat yang dikenal sebagai Ladang Pembantaian, yang pada waktu itu rezim Khmer Merah membantai lebih dari satu juta[2] orang antara tahun 1975 dan 1979.

Referensi

  1. ↑ "Property Tax Map". City of Phnom Penh. Diakses tanggal 2020-05-06. - Map of Dangkor Section - Compare map to Google Maps view of Dangkor District.
  2. ↑ Sharp, Bruce (April 1, 2005). "Counting Hell: The Death Toll of the Khmer Rouge Regime in Cambodia". Diakses tanggal Juli 5, 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan