Selasa, 20 Oktober 2026
06:32 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Cherien Dabis

Cherien Dabis

sutradara film Amerika Serikat keturunan Palestina

Bagikan:
Cherien Dabis
250px-Cherien_Dabis_at_2025_Cannes_Eagles_of_the_Republic_Photocall_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir27 November 1976 (umur 49)
PendidikanUniversitas Cincinnati (BA)
Universitas Columbia (MFA)

Cherien Dabis (lahir 27 November 1976)[1] (Arab: شيرين دعيبس) adalah aktris, sutradara, produser, dan penulis naskah Palestina-Amerika. Ia dinobatkan sebagai salah satu dari 10 Sutradara yang Patut Diperhatikan oleh majalah Variety pada 2009,[2] dan pada 2010 menerima United States Artists (USA) Fellowship.[3]

Pada 2022, ia dinominasikan untuk Emmy Award dalam kategori Penyutradaraan Terbaik untuk Serial Komedi atas karyanya dalam serial televisi Only Murders in the Building.[4]

Pada Maret 2022, Dabis dinobatkan sebagai penerima penghargaan Laureate for Cultural Excellence oleh yayasan Takreem atas kontribusinya dalam menghadirkan representasi autentik Arab di Hollywood.[5]

Masa kecil

Dabis lahir di Omaha, Nebraska.[2] Ayahnya adalah seorang dokter[6] keturunan Palestina, sedangkan ibunya berasal dari Salt, Yordania.[6]

Ia dibesarkan di kota kecil Celina, Ohio,[6] dan menghabiskan banyak musim panasnya di Yordania. Pada usia 8 tahun, Dabis pertama kali mengunjungi Palestina.[1] Ia dan keluarganya ditahan di perbatasan Israel selama 12 jam, dan ia bersama saudara perempuannya diperiksa dengan cara telanjang.[1] Peristiwa ini membuatnya memahami “apa artinya menjadi orang Palestina”.[1] Ia tidak kembali ke Palestina hingga 20 tahun kemudian.[1] Ia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang Muslim.

Di Amerika Serikat, kota tempat tinggal Dabis didominasi oleh keluarga kelas menengah berlatar belakang Jerman.[7] Sepulang dari perjalanan ke Timur Tengah, ia sering ditanya apakah di Yordania ada telepon dan mobil.[7] Sebagai seorang Palestina-Amerika, Dabis menolak dianggap sebagai orang luar dan memilih berasimilasi dengan budaya di sekitarnya. Namun, ketika Perang Teluk dimulai pada 1990, keadaan berubah bagi dirinya dan keluarganya. Ayahnya kehilangan banyak pasien, ibunya dicaci sebagai “Arab bitch”, dan keluarganya mulai menerima ancaman pembunuhan.[7] Meskipun Dabis tidak memiliki saudara laki-laki, beredar rumor bahwa “putra” ayahnya bertempur di tentara Saddam Hussein. Pada masa itu pula keluarganya diselidiki oleh Secret Service karena rumor yang menyebutkan bahwa saudara perempuannya mengancam akan membunuh George H. W. Bush, presiden saat itu.[7]

Menghadapi peristiwa-peristiwa tersebut, Dabis mengaku mengalami krisis identitas, di mana ia menyadari bahwa dirinya adalah seorang “Arab di Amerika”.[7] Pengalaman ini kemudian memengaruhi keinginannya untuk membuat film. Pada usia 14 tahun, ia menyadari tidak ada yang benar-benar menggambarkan kehidupan orang Arab di Amerika secara akurat. Ia melihat kebutuhan besar untuk mengubah cara orang Arab ditampilkan di media. Bertahun-tahun kemudian, ia menempuh pendidikan perfilman di Universitas Columbia,[8] dan membuat film yang merepresentasikan pengalamannya sebagai seorang Arab-Amerika, dengan tujuan mengubah stereotip negatif dalam industri film yang berkontribusi pada rasisme yang ia alami.[9]

Pendidikan

Dabis meraih gelar B.A. dengan predikat kehormatan dalam bidang penulisan kreatif dan komunikasi dari Universitas Cincinnati[10] serta gelar M.F.A. dalam bidang film dari Sekolah Seni Universitas Columbia pada 2004.[11]

Karier

Film

Dabis mendefinisikan dirinya sebagai seorang humanis, dan dalam kata-katanya, "setelah bertahun-tahun bekerja di Washington, D.C., saya menyadari bahwa saya dapat menjangkau lebih banyak orang dan membawa perubahan lebih besar melalui fiksi dibandingkan politik."[1] Ia meyakini medium film adalah alat yang kuat untuk membicarakan berbagai isu.[8] Ia mengatakan bahwa karena dibesarkan di antara Timur Tengah dan Mid-West, ia memiliki sudut pandang unik yang ingin ia representasikan dalam film-filmnya.[2] Akibatnya, film-filmnya bersifat semi-autobiografis, dengan pengaruh yang jelas dari pengalaman pribadinya. Tema yang diangkat meliputi imigrasi, diskriminasi, asimilasi budaya, dan keluarga. Dua film panjang pertamanya saling melengkapi, dan menurut Dabis, keduanya "membentuk sebuah diptik".[7] Amreeka berkisah tentang menjadi orang Arab di Amerika, sedangkan May in the Summer tentang menjadi orang Amerika di Timur Tengah. Kedua film tersebut menggambarkan pertemuan, sekaligus benturan, antara dua dunia yang berbeda.

Film pendek pertamanya, Make a Wish, tayang perdana di Festival Film Sundance 2007 dan meraih penghargaan di berbagai festival.[12] Ia juga menjadi penulis untuk serial televisi The L Word dari 2006 hingga 2008.[12]

Dabis memulai debut film panjangnya dengan Amreeka yang tayang perdana di Festival Film Sundance 2009. Film ini juga mendapat pujian kritis di berbagai ajang penting.[12] DVD Amreeka dirilis pada 12 Januari 2010[13] bersama Make a Wish.

Film panjang keduanya, May in the Summer, diputar pada malam pembukaan Festival Film Sundance 2013.[14]

Film panjang ketiganya, All That's Left of You, tayang perdana dunia di Festival Film Sundance 2025.[15][16] Film ini terpilih sebagai perwakilan Yordania untuk Film Internasional Terbaik di Academy Awards ke-98.[17]

Di antara proyek mendatang Dabis salah satunya adalah sebuah film komedi.[7]

Amreeka

Artikel utama: Amreeka

Amreeka merupakan film panjang debut Dabis, yang menurutnya “secara longgar didasarkan pada hal-hal yang terjadi pada kami selama Perang Teluk pertama”.[6] Film ini menceritakan kisah Muna Farah, seorang perempuan Palestina yang bercerai, bersama putranya, Fadi. Muna bekerja di Tepi Barat dan setiap hari harus menjemput putranya sepulang sekolah. Untuk pulang, mereka harus melewati pos pemeriksaan Israel, tempat mereka kerap dilecehkan. Suatu hari, Muna mengetahui bahwa ia mendapatkan kartu hijau melalui undian. Jenuh dengan situasi hidupnya, ia memutuskan untuk berangkat ke A.S. bersama putranya.

Film ini berlatar setelah invasi Irak tahun 2003, sehingga mereka menghadapi kesulitan di bagian imigrasi. Setelah mengetahui kotak kue berisi tabungan hidupnya hilang di bandara, Muna memutuskan mencari pekerjaan. Namun, meskipun memiliki banyak kualifikasi, ia tidak mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi dan akhirnya bekerja di White Castle. Di tengah kesulitan itu, Muna juga mendapati keluarganya menghadapi diskriminasi besar dalam konteks pasca-9/11 dan Perang Irak. Keluarganya menerima ancaman, dan iparnya kehilangan pasien.

Kemudian, Fadi terlibat perkelahian di sekolah dengan anak-anak yang terpengaruh oleh informasi dari media. Teman-temannya bahkan datang ke White Castle dan melontarkan hinaan kepada Muna, yang akhirnya terluka setelah terpeleset karena minuman yang sengaja ditumpahkan. Ketika Fadi ditangkap akibat perkelahian tersebut, kepala sekolahnya, Mr. Novatski, membela dan membebaskannya. Film berakhir dengan Muna mengundang Mr. Novatski untuk makan malam, di mana semua orang bernyanyi dan menari. Kisah ini mencerminkan realitas keras yang dihadapi banyak imigran.

May in the Summer

May in the Summer adalah film panjang kedua Dabis, yang pengambilan gambarnya dilakukan di Yordania, tempat ia menghabiskan musim panasnya. Selain menulis, menyutradarai, dan memproduksi, film ini juga menjadi debut aktingnya. Ceritanya mengikuti May Brennan, seorang penulis sukses dari New York City yang bertunangan dengan Ziad. Keduanya berencana menikah di kampung halamannya di Amman.

Setibanya di Yordania, ibunya, Nadine, seorang Kristen lahir baru, dengan keras menolak rencana May menikahi seorang pria Muslim. Adik-adiknya, Dalia dan Yasmine, juga merepotkan. Ayahnya yang terpisah, Edward, muncul dan ingin berdamai. Menjelang hari pernikahan, May harus menghadapi lebih banyak masalah dari masa lalunya, termasuk mengingat kembali detail menyakitkan dari perceraian orang tuanya. May in the Summer adalah kisah tentang rekonsiliasi antara nilai modern dan tradisional.

Televisi

Dabis memulai kariernya sebagai penulis untuk acara televisi populer The L Word. Ia juga menyutradarai beberapa episode dari Ramy,[18] Ozark, The Sinner, dan Only Murders in the Building.

Kehidupan pribadi

Dabis menetap di New York City.[2] Ia adalah seorang biseksual.[7]

Inspirasi

Dabis tumbuh dengan menonton film-film Mesir. Keluarganya memiliki koleksi VHS yang luas berisi film-film Mesir, dan ia menggambarkan koleksi tersebut sebagai awal pendidikannya dalam dunia film.[8] E.T dan The Wizard of Oz adalah film Amerika yang memengaruhi pandangannya tentang apa yang bisa dicapai oleh sebuah film.[8] Ia juga menyebut Mike Leigh, John Cassavetes, dan Robert Altman sebagai pengaruh pribadi, serta film-film seperti The 400 Blows, Bicycle Thieves, Ali: Fear Eats the Soul, A Woman Under the Influence, Working Girl, Midnight Cowboy, dan In the Mood for Love.[2] Ia menganggap film terakhir ini mungkin sebagai film favoritnya sepanjang masa.[8]

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2003 Nadah Penulis Film pendek
2004 Memoirs of an Evil Stepmother Produser, sutradara, penulis Film pendek
Little Black Boot Penulis Film pendek
2006 Make a Wish Produser, sutradara Film pendek
2009 Amreeka Produser eksekutif, sutradara, penulis
2013 Not Another Word Produser, sutradara, penulis Film pendek
May in the Summer Produser, sutradara, penulis, aktor (May)
2014 Villa Touma Aktor (Antoinette Touma)
2021 Tallahassee Aktor Film pendek
2025 All That's Left of You Produser, sutradara, penulis, aktor (Hanan)
Eagles of the Republic Aktor (Rula)

Televisi

Tahun Judul Peran Catatan
2005 The D Word Sutradara, penulis
2006–2008 The L Word Koproduser, penulis
2015–2017 Quantico Produser, sutradara, penulis
2016–2017 Empire Produser pengawas, sutradara, penulis
2017–2018 The Sinner Sutradara
2018 Impulse Sutradara
Sweetbitter Sutradara
2018–2019 Ramy Ko-produser eksekutif, sutradara
2020 Ozark Sutradara
Little Voice Sutradara
2021–2023 Only Murders in the Building Sutradara
2022 Mo Aktor (Nadia Najjar)
Extrapolations Aktor (Lina)
2024 Fallout Aktor (Birdie)

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Cherien Dabis: Filmmaker and producer". Institute for Middle East Understanding. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Oktober 2010. Diakses tanggal 25 Juni 2010.
  2. 1 2 3 4 5 Jaafar, Ali (14 Januari 2009). "Cherien Dabis: 'Amreeka' unveils Arab-American life". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2009. Diakses tanggal 20 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Cherien Dabis". United States Artists (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 25 Februari 2023.
  4. ↑ "Cherien Dabis". Television Academy (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Laureates 2022 Bios". Takreem USA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 7 Juni 2024.
  6. 1 2 3 4 Bolonik, Kera (13 Agustus 2009). "Q&A With 'Amreeka' Filmmaker Cherien Dabis". New York Magazine. Diakses tanggal 7 Juni 2024.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 Frosch, Jon (2 Mei 2014). "Filmmaker Cherien Dabis on her Arab-American 'identity crisis'". France24. Diakses tanggal 7 Juni 2024.
  8. 1 2 3 4 5 Cusumano, Katherine (19 Agustus 2014). "Cherien Dabis: Writer, Director, Accidental Actress". Interview Magazine. Diakses tanggal 7 Juni 2024.
  9. ↑ Flint, Hanna (9 September 2022). "Cherien Dabis: Arab representation at the heart of my career". The New Arab (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Conference Speakers and Panelists". Diarsipkan dari asli tanggal 1 Juni 2011.
  11. ↑ "Filmmaker and Speaker Bios". Boston Palestine Film Festival. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Oktober 2007. Diakses tanggal 25 Juni 2010.
  12. 1 2 3 "About the Filmmakers". Amreeka Official Site. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Mei 2011.
  13. ↑ "Amreeka DVD". Virgil Films. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Maret 2011. Diakses tanggal 25 Juni 2010.
  14. ↑ Kohn, Eric (18 Januari 2013). "Sundance Review: Jordan-Set 'May in the Summer' Smartens Up Chick Flick Conventions". IndieWire. Diakses tanggal 7 Juni 2024.
  15. ↑ Croll, Ben (29 November 2024). "The Match Factory Boards Palestinian Family Saga 'All That's Left of You' From 'Amreeka,' 'Only Murders in the Building' Director Cherien Dabis". Variety. Diakses tanggal 13 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ D'Alessandro, Anthony; Patten, Dominic (11 Desember 2024). "Sundance 2025: JLo, Sly Stone, Putin, Ayo Edebiri, André Holland, & Ex-NZ PM Jacinda Ardern Films Among Park City Festival Offerings". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 12 Desember 2024.
  17. ↑ Goodfellow, Melanie (26 Agustus 2025). "Oscars: Jordan Submits Cherien Dabis' 'All That's Left Of You' For 2026 Best International Feature Film Category". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 1 Oktober 2025.
  18. ↑ Greene, Steve (22 April 2019). "'Ramy': Star Ramy Youssef Explains Everything You Need to Know About His New Hulu Comedy — Watch". IndieWire. Diakses tanggal 7 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Sutradara dan penulis
Penulis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan