Jumat, 30 Oktober 2026
01:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cheng Hoon Teng

Cheng Hoon Teng

bangunan kuil di Malaysia

Bagikan:
250px-ChengHoonTeng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Cheng Hoon Teng
250px-Melaka-Qing-Yun-Ting-2152.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam kuil Cheng Hoon Teng
250px-Melaka-Qing-Yun-Ting-lions-2147.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dalah satu singa penjaga di gerbang kuil tersebut

Kuil Cheng Hoon Teng (Hanzi:青雲亭; Pe̍h-ōe-jī:Tshinn-hûn-tîng; artinya "Kuil Awan Hijau"[1]) adalah sebuah kuil bergaya Tiongkok yang mempraktikan Tiga Sistem Doktrin Tao, Konghucu, dan Buddha yang terletak di No. 25 Jalan Tokong, Kota Malaka, Malaysia. Kuil ini adalah kuil tertua yang masih dipakai di Malaysia.[2]

Ikhtisar

Cheng Hoon Teng berdekatan dengan Jalan Tukang Emas, yang juga dikenal sebagai "Jalan Harmoni" karena berdekatan dengan Masjid Kampung Kling dan Kuil Sri Poyatha Moorthi.

Referensi

  1. ↑ UNESCO Asia-Pacific Heritage Awards for Culture Heritage Conservation - Cheng Hoon Teng Main Temple
  2. ↑ "Salinan arsip". Diakses tanggal 2014-07-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cheng Hoon Teng Temple.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan