Rabu, 28 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Charles Tournemire

Charles Tournemire

Bagikan:
Infobox orangCharles Tournemire
330px-Charles_Tournemire.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(1910) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(fr) Charles Arnould Tournemire Suntingan nilai di Wikidata
22 Januari 1870 Suntingan nilai di Wikidata
Bordeaux Suntingan nilai di Wikidata
Kematian3 November 1939 Suntingan nilai di Wikidata (69 tahun)
Arcachon Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanArcachon cemetery (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanConservatoire de Paris Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiMusik klasik dan organ performance (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpenggubah lagu,music educator (en) Terjemahkan,pemain organ,dosen Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diConservatoire de Paris (1919–) Suntingan nilai di Wikidata
GenreOpera dan simfoni Suntingan nilai di Wikidata
AliranMusik klasik Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariCésar Franck dan Charles-Marie Widor Suntingan nilai di Wikidata
MuridHenriette Puig-Roget Suntingan nilai di Wikidata
InstrumenOrgan pipa Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Tanda tangan
Musicbrainz: 339496dc-9054-4984-8f8d-673647c8afe3 Discogs: 2286074 IMSLP: Category:Tournemire,_Charles Allmusic: mn0001916859 Modifica els identificadors a Wikidata

Charles Tournemire (lahir di Berdeaux 22 Januari 1870; meninggal di Areachon 3 November 1939) adalah seorang musik, organis, komponis bangas Prancis.[1]

Riwayat hidup ringkas

Charles Tournemire pernah belajar musik kepada Cesar Frank dan Widor.[1] Ia memulai kariernya sebagai organis di gereja Santa Clotilde di Paris.[1] Ia kemudian sering menggelar konser orgel di berbagai negara Eropa.[1] Tournemire mementaskan musik koralnya yang ketiga di Amis de I/Orgue dua kali, pada tahun 1927 di Santa Clotilde dan lagi pada tahun 1932 di Saint Vincent de Paul.[2] Norman Demuth menyampaikan laporan bahwa Tournemire memainkan koral dengan nada A-minor pada tahun 1939 pada sebuah festival konser yang dipersembakan untuk ulang tahun 60 kepada Franck's Les Beautides.[2] Ia tidak saja memimpin para organis untuk memainkan ulang musik koral dari Franck bernada A-minor, melainkan juga di ketiga tempat tersebut di atas.[2]

Pada akhirnya, ia berkarier sebagai guru orgel dan permainan ansambel di konservatorium (sekolah musik) Paris.[1] Charles Tournemire lebih sering menciptakan musik orgel solo (tanpa iringan konser), juga musik untuk ansambel kecil, paduan suara, dan sejumlah lagu yang diiringi dendan alat musik piano dengan simfoni dan opera.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3606
  2. 1 2 3 (Inggris)Kerala J. Snyder., The Organist as Scholar: Essays in Memory of Russell Saunders. Pendragon Press, 1994, hal. 88-89
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan