Minggu, 11 Oktober 2026
19:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Charles Budd Robinson

Bagikan:

Charles Budd Robinson, Jr. (26 Oktober 1871 – 5 Desember 1913) adalah seorang botanis dan penjelajah asal Kanada.[1] Singkatan pengarang standar C.B.Rob. dipakai untuk menandakan bahwa tokoh tersebut sebagai penulis saat mengutip nama botani.[2]

Kehidupan

Lahir di Nova Scotia dari pasangan Charles Budd dan Frances Robinson, Robinson meraih gelarnya dari Universitas Dalhousie pada 1891 sebelum mengajar di Kentville dan Pictou. Ia meraih gelar dokterandes dari Universitas Columbia pada 1906. Robinson bekerja di Taman Botani New York (New York Botanical Garden, NYBG) dari 1903 sampai 1908, saat ia diangkat menjadi botanis ekonomi dalam Biro Sains di Manila. Setelah kepulangan singkat ke NYGB pada 1911, ia kembali ke Manila untuk meneruskan risetnya.[3]

Robinson tak pernah pulang setelah ikut ekspedisi botani pada 5 Desember 1913. Ia dikabarkan menghilang pada 11 Desember, dengan asisten residen Amboina (sekarang Ambon, Indonesia) menulis soal kabar kehilangannya. Ia menyatakan bahwa Robinson dibunuh. Laporan tersebut menyatakan bahwa Robinson menghampiri seorang bocah pendidik asli yang dapat memanjat pohon kelapa, dan ternyata bocah tersebut tak terbiasa melihat orang "Eropa". Bocah tersebut kemudian lari ke desanya dan berkata kepada warga lokal bahwa Robinson berniat menyerang mereka, diyakini karena mereka percaya bahwa ia adakan pemburu kepala. Enam orang dari desa tersebut membunuhnya dan menenggelamkan jasadnya ke laut.[1] Penduduk asli dari desa tersebut disebut sebagai "binongkos", sebuah kelompok dari suku bangsa Sama-Bajau yang tinggal di Kepulauan Maluku.[4]

Kematian

Kematian Robinson disebabkan oleh kesalahan bahasa, karena ia diketahui berbicara dalam bahasa lokal dengan pemahaman yang rendah. Kata bahasa Indonesia untuk "kelapa" mirip dengan kata "kepala". Saat Robinson meminta bocah tersebut untuk memotong buah tersebut, kata "potong" dipadukan dengan kesalahan pengucapan kata "kelapa" yang menjadi kata "kepala" dan terdengar sebagai sebuah ancaman untuk memotong kepala seseorang.[1] Terdapat mitos lokal soal pemancung mirip manusia serigala yang disebut "potong kepala" dan ia disangka sebagai salah satunya.[5]

Publikasi terkenal

  • 1903 Contributions to a flora of Nova Scotia
  • 1906 The Chareae of North America
  • 1909 Philippine Boraginaceae
  • 1910 Philippine Urticaceae. The Philippine journal of science. C. Botany
  • 1911 Alabastra Philippinensia
  • 1912 Polycodium. Kontribusi dari New York Botanical Garden

Referensi

  1. 1 2 3 Rowley, Charlotte (September 20, 2012). "On the murder of Dr Charles Budd Robinson". Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-20. Diakses tanggal September 12, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Author Details". International Plant Names Index. Diakses tanggal September 12, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Taxonomic literature". Biodiversity Heritage Library. 1983. hlm. 815. Diakses tanggal September 12, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Robinson, Charles Budd". National Herbarium Nederland. Diakses tanggal September 12, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Meeuse, B.J.D. (1965). "Straddling two worlds: A biographical sketch of Georg Everhard Rumphius, Plinius Indicus". The Biologist. 68 (3–4): 42–54.
  6. "Obituary". Botanicus Digital Library. Diakses tanggal September 12, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan