Minggu, 25 Oktober 2026
23:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Charles Lamb

Charles Lamb

Bagikan:
Infobox orangCharles Lamb
250px-Charles_Lamb_by_Henry_Hoppner_Meyer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran10 Februari 1775 Suntingan nilai di Wikidata
London Suntingan nilai di Wikidata
Kematian27 Desember 1834 Suntingan nilai di Wikidata (59 tahun)
Edmonton Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianErisipelas Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanAll Saints' Church, Edmonton (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanChrist's Hospital (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenulis,kritikus sastra,penulis sastra anak,penulis drama,penyair,penulis cerita pendek Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif(Floruit: 1901 Suntingan nilai di Wikidata)
Murid dariWilliam Wales Suntingan nilai di Wikidata
Dipengaruhi oleh
Nama penaElia Suntingan nilai di Wikidata
Related artists (en) TerjemahkanMary Lamb: Charles and Mary Lamb (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Keluarga
Pasangan nikahtanpa nilai Suntingan nilai di Wikidata
AyahJohn Lamb Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraMary Lamb Suntingan nilai di Wikidata
Musicbrainz: 063b00d0-9e75-4e0d-adaf-b021ea78453e Find a Grave: 6499 Modifica els identificadors a Wikidata

Charles Lamb (10 Februari 1775 – 27 Desember 1834) adalah penyair, kritikus, dan esais berkebangsaan Inggris. Ia paling dikenal untuk karyanya Essays of Elia dan buku anak-anak Tales from Shakespeare yang ia tulis bersama kakaknya, Mary Lamb (1764-1847). Lamb berada dalam lingkaran sastra utama di Inggris dan berteman dengan sastrawan terkenal seperti Samuel Taylor Coleridge, Robert Southey, William Wordsworth, Dorothy Wordsworth, dan William Hazlitt.

Karya

Karya pertama Lamb yang diterbitkan adalah puisi, ketika ia menyumbangkan empat soneta untuk antologi Poems on Various Subjects (1796) karya Samuel Taylor Coleridge.[1] Lamb berkenalan dengan Coleridge ketika mereka sama-sama bersekolah di Christ’s Hospital. Mereka bersahabat seumur hidup dan Coleridge adalah orang yang membantu memupuk ketertarikan Lamb terhadap puisi. Selain dengan Coleridge, Lamb juga menerbitkan sajak bebas dalam Blank Verse (1798) karya Charles Lloyd. Sajak-sajak bebas Lamb mengungkapkan pergumulan spiritual yang ia alami setelah kematian ibunya. Dalam sajak-sajak ini, ia merenungkan kehidupan dan kematian, menyesali waktu yang telah berlalu, dan mengungkap keraguan yang semakin mendalam terhadap agama.[2]

Lamb menulis surat dan esai di London Magazine menggunakan nama samaran “Elia.” Ia menggunakan gaya menulis yang personal dan terkesan dibuat-buat untuk menggambarkan sosok Elia dengan akurat. Esai-esai Elia dipenuhi dengan humor dan patos, dan menceritakan teman-teman lama, masa kecil, dan masa tua. Tulisan-tulisan ini mencerminkan karakter Lamb yang suka bercanda dan berkhayal. Di balik gaya penulisannya yang ringan, esai-esai ini merefleksikan semangat Romantisisme seperti halnya karya-karya Coleridge dan Wordsworth. Akan tetapi, ketertarikan Elia terhadap topik urban memiliki kesamaan dengan karya-karya Charles Dickens. Lamb pertama kali menerbitkan esai-esai Elia dalam satu kumpulan berjudul Essays of Elia pada tahun 1823. Kumpulan esai kedua, The Last Essays of Elia, diterbitkan pada tahun 1833.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Charles Lamb | British Essayist, Poet & Critic | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-08.
  2. ↑ "Charles Lamb". The Poetry Foundation. Diakses tanggal 2024-12-08.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan