Rabu, 04 November 2026
11:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Changdeokgung Huwon

Changdeokgung Huwon

Bagikan:
250px-Changdeokgung_Buyongjeong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kolam Buyong di Huwon.

Changdeokgung Huwon adalah taman belakang (huwon) Istana Changdeok dan merupakan taman utama bergaya Joseon.[1][2] Taman ini memiliki luas 74 are dan terdiri atas bentang alam berbentuk dataran bergelombang dengan 35 buah bangunan besar dan kecil, 7 buah kolam buatan serta hutan lebat dan aliran-aliran mata air.[1] Dari kesemua rancangan ini, hanya 1% saja yang dibuat oleh manusia. Saat tim UNESCO memasukkan Istana Changdeok sebagai Situs Warisan Dunia tahun 1997, mereka menuliskan komentar "an exceptional example for eastern palace architecture and design blending harmoniously with the surrounding landscape" ("sebuah contoh pengecualian arsitektur dan rancangan istana dari timur jauh yang berpadu secara harmonis dengan pemandangan sekelilingnya").

Terdapat beberapa kolam dan pendopo di taman ini yang mencerminkan arsitektur khas Joseon yang meminimalkan konsep tiruan dan memaksimalkan faktor alam.[1] Walau tampak tenang, taman ini berada tak jauh dari pusat kota Seoul.[1] Bangunan utama antara lain Balai Yeonghwadang (Balai Pantulan Bunga), Pendopo Juhamnu (Pendopo Surga), dan Balai Yeongyeongdang yang melengkapi kolam bunga teratai yang berbentuk persegi.[1] Pada zaman Joseon, orang-orang yang berhasil lulus ujian sipil kenegaraan (gwageo) diundang ke taman ini untuk menerima ucapan selamat dari raja.[1]

Juhamnu adalah pendopo yang berfungsi sebagai perpustakaan keluarga kerajaan.[1] Pendopo ini dibangun oleh Raja Jeongjo (1752–1800) yang sangat suka membaca buku dan menuntut ilmu pengetahuan.[1] Di samping pendopo terdapat Seohyanggak (Pendopo Kitab-kitab Harum) yang didesain dengan ventilasi khusus dan pengaturan cahaya agar buku-buku yang disimpan tidak lapuk.[1] Balai Yeongyeongdang adalah komplek bangunan kediaman yang tampak seperti rumah pribadi.[1] Aliran mata air yang mengalir melalui bebatuan di taman ini dinamakan Ongyucheon.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kim, Dong-uk (2006). Palaces of Korea. Seoul: Hollym Corp. hlm. 102-105. ISBN 1-56591-224-1.
  2. ↑ (Inggris) Changdeokgung Palace and Huwon [UNESCO World Heritage] Diarsipkan 2011-01-17 di Wayback Machine, visitkorea. Diakses pada 21 April 2011


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan