Senin, 02 November 2026
00:48 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Chandra Maretha

Chandra Maretha

pelawak tunggal

Bagikan:
Chandra Chansay
CHansay.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
Chandra Maretha

13 Maret 1996 (umur 30)
Nama lainChansay
PekerjaanPelawak tunggal, penyiar radio, mahasiswa
Masa aktif2012—sekarang

Chandra Maretha dengan nama populer Chansay (lahir 13 Maret 1996) adalah seorang pelawak tunggal dan penyiar radio berkebangsaan Indonesia. Chandra adalah salah satu kontestan Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke 3 (SUCI 3) tahun 2013.[1] Chandra hingga saat ini menjadi pelawak tunggal termuda yang pernah tampil di SUCI Kompas TV, di mana saat tampil masih berumur 17 tahun, sebelum akhirnya rekor ini dipecahkan oleh Boah Sartika di SUCI 7 tahun 2017. Chandra juga menjadi satu dari dua kontestan wanita yang tampil di SUCI 3 bersama Alison Bule Bandung. Perempuan mungil berambut pendek berkacamata ini dikenal dengan materinya yang bangga sebagai anak alay. Namun langkahnya harus terhenti di penampilan ketiganya dan harus close mic bersama dua kontestan lainnya, Dimzy dan Liongky. Pasca SUCI 3 selain berkuliah, Chandra aktif sebagai penyiar radio serta salah satu produser di Radio Ardan 105,9 FM Bandung.[2] Terakhir ia menjadi salah satu produser untuk stasiun Radio 87,7 Hardrock FM Bandung.

Acara Televisi

Referensi

Pranala luar

Musim
120px-SUCI_Season1%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembawa Acara
Juri
Juri Tamu
Pemenang
Artikel terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan