Minggu, 04 Oktober 2026
11:01 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Chai Shao

Chai Shao

Bagikan:
Chai Shao
柴紹
250px-%E6%9F%B4%E7%B4%B9.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Portrait of Chai Shao (1747)
Lahir588
Meninggal638 (umur 49–50)
Nama lainSichang (嗣昌)
Duke Xiang of Qiao (譙襄公)
PekerjaanGeneral
Pasangan menikahPutri Pingyang
AyahChai Shen
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Chai.

Chai Shao (588–638), nama kehormatan Sichang dan nama anumerta Adipati Xiang dari Qiao adalah seorang jenderal Tiongkok yang mengabdi kepada Kaisar Gaozu dan Taizong dari Tang.

Chai Shao adalah putra Chai Shen, Adipati Julu. Ia menikahi Putri Pingyang, putri dan jenderal Kaisar Gaozu, pendiri Dinasti Tang, dan membedakan dirinya sebagai jenderal dalam pertempuran antara Dinasti Tang dan Kekhanan Turk Timur. Pada suatu kesempatan, ketika ia menyerang pasukan Tuyuhun yang saat itu mengancam perbatasan, pasukannya hampir kewalahan oleh hujan panah yang deras dari busur musuh. Namun, Chai Shao mengirim beberapa gadis untuk bermain dan menari mengikuti irama gitar Tartar, yang begitu mempesona para prajurit Tartar sehingga mereka berhenti bertempur untuk menonton. Sementara itu, Chai Shao, dengan gerakan strategis yang cepat, berhasil mengepung mereka, dan seluruh pasukan dihancurkan berkeping-keping. Ia membantu Kaisar Taizong dalam mengkonsolidasikan kendalinya atas Kekaisaran Tang. Pada tahun 628, ia diangkat sebagai gubernur Huazhou di Shaanxi.

Biografi

Kakek Chai Shao, Chai Lie, adalah seorang jenderal kavaleri pada masa Dinasti Zhou Utara; ia pernah menjabat sebagai gubernur wilayah Sui dan Liang serta dianugerahi gelar Adipati Guanjun. Ayahnya, Chai Shen, menjabat sebagai Komandan Dalam Sayap Kanan untuk Putra Mahkota pada masa Dinasti Sui dan dianugerahi gelar Adipati Julu. Sejak muda, Chai Shao dikenal tangkas, pemberani, dan kuat, serta tersohor di wilayah Guanzhong karena sikapnya yang menjunjung keadilan dengan menindak pihak yang kuat dan membela kaum lemah. Pada masa mudanya, Chai Shao diangkat sebagai Qianniu Beishen (perwira militer) di bawah naungan Yang Zhao, Putra Mahkota Yuande dari Dinasti Sui. Li Yuan, Adipati Tang, menikahkan putri ketiganya, Nona Li, dengan Chai Shao.

Pemberontakan melawan Sui

Pada 617, Li Yuan memberontak dan mengumpulkan pasukan di Jinyang. Ia secara rahasia mengutus seseorang untuk menjemput Chai Shao dan Putri Pingyang dari Chang'an. Setelah menerima surat rahasia Li Yuan, Putri Pingyang dan Chai Shao berdiskusi dan sepakat agar Chai Shao berangkat terlebih dahulu sementara Putri Pingyang mencari akal untuk melarikan diri dengan sendiri sembari bertahan.[1] Di tengah jalan, Chai Shao bertemu dengan Li Jiancheng dan Li Yuanji yang berangkat dari Hedong. Ia meminta Li Jiancheng untuk ikut bersamanya dan tidak bergabung dengan bandit. Ketiganya bergegas menuju Taiyuan. Ketika sampai di Lembah Queshu, mereka baru mendengar kabar bahwa Li Yuan telah mengangkat senjata pada pagi hari 15 Mei. Ketiga orang tersebut saling bertukar selamat dan Li bersaudara memuji ide menakjubkan dari Chai Shao.[2]

Setelah Li Yuan menggalang pasukan di Taiyuan, ia mendirikan Kantor Panglima pada bulan Juni dan menunjuk Chai Shao sebagai Kepala Sekretaris di kantor komandan pasukan sayap kanan. Pada hari kelima bulan ketujuh, Li Yuan memimpin 30.000 prajurit berbaju zirah menuju Jinyang untuk melakukan upacara sumpah sebelum berangkat. Chai Shao juga menjabat sebagai Panglima Pasukan Kavaleri. Saat pasukan Li Yuan hendak mencapai Huoyi (sekarang wilayah Huoxian, Shanxi), Chai Shao melakukan pengintaian terhadap pertahanan jenderal Dinasti Sui, Song Laosheng, yang bersiaga di luar tembok kota. Sekembalinya dari sana, ia berkata kepada para jenderal: "Laosheng hanyalah orang yang nekat tanpa perhitungan matang. Begitu pasukan kita tiba, ia pasti akan keluar untuk bertempur. Jika kita meladeninya, kita pasti bisa menangkapnya."[3] Pada hari ketiga bulan delapan, Li Yuan berhasil mengiring Song Laosheng keluar kota dan bertempur dan kemudian menyerangnya dari dua arah, mengalahkan pasukan Sui.Setelah pasukan Li Yuan merebut Huoyi, mereka bergerak ke selatan menyusuri Sungai Fen sembari menyerang berbagai kota dan wilayah di sepanjang jalan. Chai Shao selalu menjadi orang pertama yang memanjat tembok kota dan menerobos barisan musuh. Ia dianugerahi gelar Right Grand Master of the Palace atas jasanya dalam menaklukkan wilayah Kabupaten Jiang. Pada hari kelima belas, pasukan Li Yuan bergerak maju menuju Longmen (sekarang terletak di barat laut Hejin, Shanxi). Pada awal bulan September, jenderal Dinasti Sui, Qutu Tong, memerintahkan Sang Xianhe untuk memimpin beberapa ribu prajurit guna melancarkan serangan malam terhadap pasukan Wang Changxie. Pasukan Wang Changxie sempat mengalami kekalahan awal. Chai Shao dan Shi Danai kemudian memimpin pasukan kavaleri ringan untuk menyerang pasukan Sang Xianhe dari sisi samping dan belakang; serangan ini mengakibatkan kekalahan telak bagi Sang Xianhe, yang kemudian mundur ke Hedong (pusat pemerintahan wilayah tersebut berada di Hedong, di sebelah barat daya Kota Yongji saat ini, Provinsi Shanxi). Pada tanggal 9 November, Li Yuan merebut Chang'an dan menobatkan Yang You sebagai kaisar. Chai Shao dipromosikan menjadi Right Grand Master of the Palace dan dianugerahi gelar Adipati Linfen.

Keluarga

Chai Shao dan Putri Pingyang memiliki dua orang putra:

  • Chai Zhewei (柴哲威), Adipati Qiao
  • Chai Lingwu (柴令武, meninggal 653), Adipati Komanderi Xiangyang (襄阳郡公), menikahi putri Kaisar Taizong dari Tang, Putri Baling (巴陵公主)

Referensi

  1. ↑ 《旧唐书·平阳公主传》:平阳公主,高祖第三女也,太穆皇后所生。义兵将起,公主与绍并在长安,遣使密召之。绍谓公主曰:“尊公将扫清多难,绍欲迎接义旗;同去则不可,独行恐罹后患,为计若何?”公主曰:“君宜速去。我一妇人,临时易可藏隐,当别自为计矣。”绍即间行赴太原。
  2. ↑ 《旧唐书·卷五十八·列传第八》:时建成、元吉自河东往,会于道,建成谋于绍曰:“追书甚急,恐已起事。隋郡县连城千有余里,中间偷路,势必不全,今欲且投小贼,权以自济。”绍曰:“不可。追既急,宜速去,虽稍辛苦,终当获全。若投小贼,知君唐公之子,执以为功,徒然死耳。”建成从之,遂共走太原。入雀鼠谷,知已起义,于是相贺,以绍之计为得。
  3. ↑ 《旧唐书·卷五十八·列传第八》柴绍列传
Ningrat Sui
Ningrat Tang
Pesaing
independen
Tokoh
lain
Pertempuran
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan