Rabu, 14 Oktober 2026
14:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Chaharshanbe Suri

Chaharshanbe Suri

Bagikan:
Festival api Zoroastrianisme kuno di IranTemplat:SHORTDESC:Festival api Zoroastrianisme kuno di Iran
Chaharshanbe Suri
330px-West_Vancouver%2C_Chaharshanbe_Suri%2C_19_mars_2008%2C_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chaharshanbe Suri di Vancouver Barat, 19 Mar 2008
Dirayakan olehMasyarakat Iran dan diaspora Persia
TanggalRabu terakhir sebelum Nowruz (biasanya 19 atau 20 Maret)
FrekuensiTahunan
Terkait denganNowruz, Sadeh, Tirgan

Chaharshanbe Suri (bahasa Persia: چهارشنبه سوری) adalah festival api kuno yang dirayakan setiap Rabu terakhir sebelum Nowruz. Perayaannya biasanya jatuh pada tanggal 19 atau 20 Maret menurut kalender Masehi. Di malam itu, orang-orang menyalakan api unggun kecil di halaman rumah, gang, atau lapangan terbuka, lalu melompat di atasnya sambil bernyanyi “Zardi-ye man az to, sorkhi-ye to az man” (kuningku untukmu, merahmu untukku), yang merupakan sebuah doa agar penyakit dan kesialan tahun lalu dibakar dan diganti kesehatan serta keberuntungan di tahun baru.[1]

Tradisi ini berasal dari ajaran Zoroastrianisme kuno. Api dianggap suci, lambang Ahura Mazda, dan mampu membersihkan jiwa dari pengaruh Ahriman. Menurut kepercayaan lama, roh-roh leluhur turun ke bumi pada malam terakhir tahun, sehingga api dinyalakan untuk menerangi jalan mereka sekaligus mengusir roh jahat. Meski Zoroastrianisme kini hanya dipeluk segelintir orang, Chaharshanbe Suri tetap hidup sebagai warisan budaya nasional Iran.[2]

Sore hari, orang-orang mulai mengumpulkan ranting kering, semak belukar, atau kayu bekas. Api kecil disusun berderet di jalan atau halaman. Begitu matahari terbenam, api dinyalakan satu per satu. Anak-anak dan remaja melompat paling antusias, diikuti orang dewasa. Di Tehran, Isfahan, Shiraz, atau Tabriz, jalan-jalan dipenuhi cahaya api dan tawa. Di desa-desa Yazd dan Kerman, perayaan lebih tenang, tapi api tetap menyala sepanjang malam.[3]

Selain melompat api, ada tradisi “gāshug-zani” atau “qāshoq-zani”: anak-anak menutup wajah dengan kain, mengetuk pintu tetangga sambil memukul sendok ke mangkuk, meminta camilan atau kue. Keluarga juga menyajikan ajil—campuran kacang dan buah kering—sambil membaca puisi Hafez atau bercerita tentang tahun yang akan datang. Kembang api dan petasan yang kini populer sebenarnya tambahan modern, bukan bagian asli ritual.[4]

Chaharshanbe Suri dalam hal ini tidak hanya milik satu agama. Muslim, Kristen, Yahudi, atau bahkan yang tidak beragama ikut merayakan sebagai bentuk sambutan musim semi dan pembersihan jiwa. Di luar Iran, seperti di Los Angeles, Toronto, London, Sydney, keluarga Persia menyalakan api kecil di taman atau halaman belakang, tetap bernyanyi lagu yang sama, dan mengirim video ke keluarga mereka yang jauh.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Chaharshanbe Suri: The Festival of Fire". Persian Language Online. Diakses tanggal 26 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Chaharshanbe Suri: Fire-Jumping Festival". Welcome to Iran. Diakses tanggal 26 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Chaharshanbe Suri: A Fire Festival in Iran". Surf Iran. Diakses tanggal 26 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Iranians Celebrate Chaharshanbe Suri". Orient Trips. Diakses tanggal 26 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan