Sabtu, 17 Oktober 2026
00:16 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Chaand Kaa Tukdaa

Chaand Kaa Tukdaa

film India oleh Saawan Kumar Tak

Bagikan:
Chaand Kaa Tukdaa
चाँद का टुकड़ा
چاند کا ٹکڑا
250px-Chaand_Kaa_Tukdaa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster film
SutradaraSaawan Kumar Tak
ProduserSaawan Kumar Tak
Ditulis olehAnwar Khan (dialog)
SkenarioSachin Bhowmick
CeritaSaawan Kumar Tak
PemeranSridevi
Salman Khan
Penata musikMahesh-Kishor (songs),
Usha Khanna (BGM)
SinematograferG. Shyam Kumar
EditorJawahar Razdan
Perusahaan
produksi
Saawan Kumar Productions
Tanggal rilis
  • 19 Agustus 1994 (1994-08-19)
Durasi155 minutes
NegaraIndia
BahasaHindi
Pendapatan kotorper. ₹13 crore (setara dengan ₹61 croreatauUS$8,5 juta pada tahun 2023)[butuh rujukan]

Chaand Kaa Tukdaa (Indonesia: Potongan Rembulan) adalah sebuah film fitur India berbahasa Hindi tahun 1994 yang diproduksi dan disutradarai oleh Saawan Kumar Tak. Film ini dibintangi Sridevi dan Salman Khan.

Sinopsis

Shyam Malhotra (Salman Khan) adalah seorang miliarder muda yang tinggal di London dan termasuk dalam jajaran sepuluh orang terkaya di dunia. Setelah kematian ayahnya, S.K. Malhotra, yang dibunuh oleh seseorang yang sempat diidentifikasi oleh ibunya (Rama Vij) sebelum ia sendiri meninggal dunia, Shyam menerima permintaan terakhir sang ibu untuk kembali ke India dan menikahi seorang gadis India yang cantik bagaikan Potongan Rembulan.

Setibanya di India, Shyam bertemu dengan Radha (Sridevi), seorang gadis desa yang sederhana dan menawan. Shyam jatuh cinta padanya dan memutuskan untuk menikahinya. Namun, tanpa sepengetahuan Shyam, Radha sebenarnya adalah pion dalam rencana jahat sekelompok orang, yaitu Hasmukh Khurana (Anupam Kher), putranya Rakesh Khurana (Rakesh Hans) dan juga pembunuh ayahnya, Sohan Singh (Raza Murad), yang sebenarnya ingin menguasai kekayaannya.

Radha dipaksa oleh kelompok tersebut untuk menikahi Shyam dan kemudian membunuhnya, dengan harapan mereka dapat menguasai seluruh harta warisan keluarga Malhotra. Radha sendiri berada dalam dilema, karena keluarganya disandera oleh kelompok tersebut sebagai jaminan.

Seiring berjalannya waktu, Radha mulai merasakan cinta yang tulus kepada Shyam, dan hatinya mulai goyah. Konflik batin pun terjadi antara kewajiban yang dipaksakan oleh kelompok penjahat dan perasaannya sendiri terhadap Shyam.

Dengan bantuan dari SP Shatrughan Sinha (Shatrughan Sinha), seorang perwira polisi yang menyamar sebagai Zevago, Shyam akhirnya mengetahui kebenaran di balik konspirasi tersebut. Bersama-sama, mereka berusaha mengungkap dan menggagalkan rencana jahat yang mengancam nyawa Shyam dan keselamatan Radha.

Pameran

Soundtrack

LaguPenyanyi
"Aaja Lootere Aaja" Asha Bhosle
"Darwaza Khula Rakhna" Asha Bhosle
"Jo Peete Nahin Sharab" Asha Bhosle, Jolly Mukherjee
"Tu Ladka Hai London Ka" Asha Bhosle, Vipin Sachdeva
"Dil Deewana Dhundh Raha Hai" Lata Mangeshkar, Vipin Sachdeva
"I Am Very Very Sorry" Lata Mangeshkar, Vipin Sachdeva
"Aaj Radha Ko Shyam Yaad" Lata Mangeshkar
"Tu Lage Chand Ka Tukda" Vipin Sachdeva

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan