Kamis, 29 Oktober 2026
12:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cereus aethiops

Cereus aethiops

Bagikan:
Cereus aethiops
250px-Cereus-aethiops-3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Cactaceae
Subfamili: Cactoideae
Genus: Cereus
Spesies:
C. aethiops
Nama binomial
Cereus aethiops
Sinonim[2][3]
  • Cereus aethiops var. landbeckii (Phil.) Backeb.
  • Cereus aethiops var. melanacanthus (K.Schum.) Backeb.
  • Cereus azureus J.Parm. ex Pfeiff.
  • Cereus azureus var. seidelii (Lehm.) Dams
  • Cereus chalibaeus Salm-Dyck
  • Cereus chalybaeus Otto
  • Cereus coerulescens var. landbeckii (Phil.) K.Schum.
  • Cereus coerulescens var. melanacanthus K.Schum.
  • Cereus landbeckii Phil. ex Regel
  • Cereus melanacanthus (K.Schum.) Schelle
  • Piptanthocereus aethiops (Haw.) F.Ritter
  • Piptanthocereus azureus (J.Parm. ex Pfeiff.) Riccob.
  • Piptanthocereus chalibaeus (Salm-Dyck) Riccob.

Cereus aethiops adalah spesies kaktus yang ditemukan dari Uruguay hingga Argentina.[3]

Deskripsi

Cereus aethiops tumbuh seperti semak, jarang bercabang dan mencapai tinggi pertumbuhan hingga 2 meter. Tunas yang berbentuk silindris, berwarna biru tua hingga hijau tua ini tumbuh tegak, terkadang terbaring dan memiliki diameter 2 hingga 4 sentimeter. Terdapat tujuh hingga delapan rusuk yang terbagi menjadi tonjolan. Areola pada tanaman ini sering kali berwarna hampir hitam. Dua hingga empat duri tengah berwarna hitam dengan panjang hingga 2 sentimeter. Sembilan hingga dua belas duri radial berwarna abu-abu dengan ujung yang lebih gelap atau hitam. Duri tersebut mencapai panjang hingga 10 milimeter.

Bunga berwarna putih hingga merah muda pucat dengan panjang hingga 20 sentimeter. Buah berwarna merah berbentuk telur dengan panjang hingga 6 sentimeter.

  • Buah
    Buah
  • Tanaman yang tumbuh liar merambat pada Geoffroea decorticans di Colonia Cilavert, Las Grutas, provinsi Río Negro, Patagonia, Argentina
    Tanaman yang tumbuh liar merambat pada Geoffroea decorticans di Colonia Cilavert, Las Grutas, provinsi Río Negro, Patagonia, Argentina
  • Bunga Cereus aethiops
    Bunga Cereus aethiops

Distribusi

Cereus aethiops tersebar di kaki bukit Andes di bagian utara dan tengah Argentina.

Taksonomi

Deskripsi pertama oleh Adrian Hardy Haworth diterbitkan pada tahun 1830.[4] Sinonim nomenklaturnya adalah Piptanthocereus aethiops (Haw.) F.Ritter (1980).

Daftar Merah Spesies Terancam IUCN mencatat spesies ini sebagai Risiko Rendah (LC)[1]

Referensi

  1. 1 2 "The IUCN Red List of Threatened Species". IUCN Red List of Threatened Species. 2010-09-20. Diakses tanggal 2023-08-13.
  2. ↑ "Cereus aethiops Haw". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2021-09-25.
  3. 1 2 Templat:Tropicos
  4. ↑ The Philosophical Magazine: Or Annals of Chemistry, Mathematics, Astronomy, Natural History and General Science. Richard Taylor. 1830. hlm. 109. Diakses tanggal 2023-08-13.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Cactaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan