Rabu, 04 November 2026
21:48 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Celebochoerus

Celebochoerus

genus mamalia

Bagikan:
Celebochoerus
Rentang waktu: 2.588–0.781 jtyl
250px-Celebochoerus_heekereni_fossil_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
C. heekereni di Museum Geologi Bandung
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Suidae
Genus: †Celebochoerus
Hooijer, 1948
Spesies tipe
†Celebochoerus heekereni
Spesies
Artikel takson sembarang

Celebochoerus adalah genus artiodactyla Suidae raksasa punah yang hidup pada kala Pliosen dan Pleistosen di Sulawesi, Indonesia (Celebochoerus heekereni),[1][2] dan di Pleistosen tengah di Luzon di Filipina (Celebocherus cagayaensis).[3]

Genus ini tidak dianggap berkerabat dekat ke babi rusa, dan terlihat sangat berbeda dari anggota famili Suidae lainnya.[4]

Kepunahannya diduga berkorelasi dengan penyebaran daerah geografi anoa, babi rusa dan Sus celebensis.[5]

Referensi

  1. ↑ "Fossilworks: Celebochoerus". fossilworks.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-20. Diakses tanggal 2017-03-19.
  2. ↑ "PBDB". paleobiodb.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-03-19.
  3. ↑ Ingicco, Thomas. "A new species of Celebochoerus (Suidae,Mammalia) from the Philippines and the paleobiogeography of the genus Celebochoerus Hooijer, 1948". University of Wollongong.
  4. ↑ Groves, C. (1 Juni 2001). "Mammals in Sulawesi: Where did they come from and when, and what happened to them when they got there?". Dalam Metcalfe, I.; Smith, J. M.B.; Morwood, M.; Davidson, I. (ed.). Faunal and Floral Migration and Evolution in SE Asia-Australasia. CRC Press. hlm. 333–342. ISBN 978-90-5809-349-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Laurent A. F. Frantz; Anna Rudzinski; Abang Mansyursyah Surya Nugraha; Allowen Evin; James Burton; Ardern Hulme-Beaman; Anna Linderholm; Ross Barnett; Rodrigo Vega; Evan K. Irving-Pease; James Haile; Richard Allen; Kristin Leus; Jill Shephard; Mia Hillyer; Sarah Gillemot; Jeroen van den Hurk; Sharron Ogle; Cristina Atofanei; Mark G. Thomas; Friederike Johansson; Abdul Haris Mustari; John Williams; Kusdiantoro Mohamad; Chandramaya Siska Damayanti; Ita Djuwita Wiryadi; Dagmar Obbles; Stephano Mona; Hally Day; Muhammad Yasin; Stefan Meker; Jimmy A. McGuire; Ben J. Evans; Thomas von Rintelen; Simon Y. W. Ho; Jeremy B. Searle; Andrew C. Kitchener; Alastair A. Macdonald; Darren J. Shaw; Robert Hall; Peter Galbusera; Greger Larson (2018). "Synchronous diversification of Sulawesi's iconic artiodactyls driven by recent geological events". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 285 (1876): 20172566. doi:10.1098/rspb.2017.2566. PMC 5904307 Freely accessible. PMID 29643207.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia prasejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan