Kamis, 22 Oktober 2026
02:08 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Cecak-batu aceh

spesies reptil

Bagikan:
Cecak-batu aceh
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. aceh
Nama binomial
Cnemaspis aceh
Iskandar, McGuire & Amarasinghe, 2017[2]: 143–5 
Artikel takson sembarang

Cecak-batu aceh (Cnemaspis aceh) adalah sejenis cecak batu yang menyebar terbatas (endemik) di wilayah Aceh, Pulau Sumatra, Indonesia.[3] Status konservasinya dalam Daftar Merah IUCN dianggap masih cukup aman (LC, Least Concern).[1]

Etimologi

Nama spesiesnya (aceh) diambil dari nama daerah tempat jenis ini ditemukan, yakni Aceh di ujung utara Pulau Sumatra.[2]: 145 

Spesimen tipe

Holotipe adalah hewan betina dengan panjang tubuh SVL (snout-vent length) 30,7 mm; dikoleksi dari wilayah Aceh Jaya, Aceh, dan disimpan di Museum Zoologi Bogor dengan nomor MZB 12998.[2]: 143 


Catatan kaki

  1. 1 2 Kamsi, M., D. Iskandar & A. Amarasinghe (2021). Cnemaspis aceh. The IUCN Red List of Threatened Species 2021: e.T115604710A115604712. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T115604710A115604712.en. Diakses pada 26 Februari 2024.
  2. 1 2 3 Iskandar, D.T., J.A. McGuire & A.A.Thasun Amarasinghe. (2017) "Description of five new day geckos of Cnemaspis kandiana group (Sauria: Gekkonidae) from Sumatra and Mentawai Archipelago, Indonesia". Journal of Herpetology, 51(1): 142–153. DOI: https://dx.doi.org/10.1670/15-047 (salinan di laman ResearchGate, pada 26 Februari 2024)
  3. ↑ "Cnemaspis aceh". The Reptile Database. Diakses tanggal 26 Februari 2024.


Ikon rintisan

Artikel bertopik reptil ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan