Jumat, 30 Oktober 2026
14:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Catalpa bignonioides

Catalpa bignonioides

spesies tumbuhan

Bagikan:
Catalpa bignonioides Suntingan nilai di Wikidata
250px-Catalpa_bignonioides_inflorescence.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Kekurangan data
IUCN61985360 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoLamiales
FamiliBignoniaceae
GenusCatalpa
SpesiesCatalpa bignonioides Suntingan nilai di Wikidata
Walter, 1788
Distribusi
250px-Catalpa_bignonioides_range_map_2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Catalpa bignonioides.

Catalpa bignonioides atau yang dikenal sebagai southern catalpa merupakan spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Bignoniaceae. Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim sedang di Amerika Serikat, dengan wilayah sebaran dari Texas timur hingga Georgia selatan.[1] Nama ilmiah Catalpa bignonioides pertama kali dipublikasikan oleh botanis Thomas Walter pada tahun 1788.[2]

Pemerian

C. bignonioides adalah pohon berukuran sedang, berdaun lebat, dengan batang pendek dan tebal serta mahkota yang bentuknya bulat dan tidak beraturan.[3] Pohon catalpa mencapai tinggi 25-40 kaki dengan penyebaran yang sama atau lebih besar. Cabang-cabang pendek dan bengkok membentuk mahkota yang lebar dan tidak beraturan. Daunnya yang berbentuk hati memiliki urat yang menonjol dan panjangnya 6-12 inci dan lebarnya setengahnya. Tangkai daunnya hampir sama panjang dengan daunnya. Daun peluruhnya besar, berwarna hijau muda, dan halus. Bunganya berkelompok 10-20, masing-masing mekar pada batang pendek. Mereka berwarna putih, berbibir 2, menyatu di pangkal, membuka menjadi 5 lobus seperti kelopak yang berumbai; setiap bunga berukuran sekitar 2 inci. Di tenggorokannya terdapat 2 bintik kuning besar dan beberapa bintik yang lebih kecil, beberapa garis ungu kecil, dan sejumlah bintik ungu kecil. Buahnya berupa polong seperti cerutu.

Nama Catalpa adalah nama yang diberikan oleh penduduk asli Muscogee untuk pohon tersebut, sementara nama spesifiknya mengacu pada tanaman merambat terkait dengan bunga dengan bentuk yang serupa: Crossvine (Bignonia capreolata). Ditanam sebagai pohon peneduh dan tanaman hias karena bunganya yang indah, polongnya yang menyerupai cerutu, dan dedaunannya yang kasar.[4]

Kegunaan

Dalam bidang industri, tanaman ini digunakan untuk pekerjaan konstruksi umum, finishing interior, pembuatan kabinet, tiang pagar, rel, dan bahan bakar. Sebagai tanaman hias, ia saat ini banyak dimanfaatkan sebagai pohon peneduh hias yang besar. Pohon ini banyak ditanam di daerah perkotaan sebagai pohon jalan dan halaman. Saat berbunga, ia memiliki bunga yang indah dan melimpah.

250px-Catalpa_bignonioides_JPG5Ab.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pohon Catalpa bignonioides
250px-Catalpa_bignonioides_in_Z%C3%BCrich_Altstetterstrasse_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Catalpa bignonioides sebagai peneduh jalan di Zürich

Tumbuhan ini disebut juga dapat digunakan sebagai obat. Para dokter perintis menggunakan polong dan bijinya untuk membuat rebusan untuk penyakit bronkial kronis, asma spasmodik, sesak napas, dan masalah jantung. Sari dari daun atau akarnya digunakan untuk mengobati pembengkakan mata atau penyakit kulit. Daun hijau dihaluskan dan ditempelkan pada kelenjar getah bening yang bengkak. Kulit kayunya dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga menjadi bubuk dan diminum, atau diseduh menjadi teh dan diminum untuk kelenjar getah bening yang bengkak. Teh yang terbuat dari kulit kayunya telah digunakan sebagai antiseptik, penawar gigitan ular, pencahar, obat penenang, dan obat cacing. Teh ini juga digunakan sebagai pengganti kina dalam mengobati malaria. Teh yang terbuat dari bijinya digunakan dalam pengobatan asma dan bronkitis serta digunakan sebagai obat kumur. Selain memiliki efek sedatif, tanaman ini juga dilaporkan memiliki efek narkotik ringan. Oleh karena itu, tanaman ini digunakan dalam sediaan bersama herba lain untuk pengobatan batuk rejan, asma, dan batuk spasmodik pada anak-anak. Polong dan bijinya telah dilaporkan memiliki sifat antispasmodik, kardiak, dan obat penenang. Kulit kayunya dikatakan sebagai alternatif anthelmintik.Penelitian farmasi modern telah menunjukkan bahwa pohon catalpa memiliki sifat diuretik.[5]

250px-Catalpa_bignonioides_MHNT.BOT.2023.13.40.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Catalpa bignonioides

Referensi

  1. ↑ "Catalpa bignonioides Walter | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-18.
  2. ↑ "Catalpa bignonioides". plantamor.com. Diakses tanggal 2025-11-18.
  3. ↑ "Catalpa bignonioides (Bean Tree, Cigar Tree, Southern Catalpa) | North Carolina Extension Gardener Plant Toolbox". plants.ces.ncsu.edu. Diakses tanggal 2025-11-18.
  4. ↑ "Lady Bird Johnson Wildflower Center - The University of Texas at Austin". www.wildflower.org. Diakses tanggal 2025-11-18.
  5. ↑ https://nrcs.usda.gov/plantmaterials/kspmcpg9634.pdf
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan