Kamis, 24 September 2026
03:21 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Cat timbal

Cat timbal adalah cat yang memiliki kandungan timbal (rumus kimia: Pb). Senyawa timbal yang paling umum dalam cat adalah timbal(II) kromat (PbCrO4, "kuning krom"), timbal(II,IV) oksida, (Pb3O4, "timbal merah"), dan timbal(II) karbonat (PbCO3, "timbal putih").[1]

Bahaya penggunaan

Banyak negara maju sudah melarang atau membatasi penggunaan bahan-bahan ini karena bahaya racun timbal, namun di negara berkembang seperti Indonesia, India dan Tiongkok, cat yang mengandung timbal masih banyak dijual. Menurut laporan yang dikeluarkan LSM BaliFokus dan INEP pada 2013, lebih dari tiga perempat sampel cat yang dijual di Indonesia memiliki kadar di atas 90 ppm (bagian per sejuta), ambang yang di Amerika Serikat sudah dilarang dijual. Laporan yang sama bahkan menulis sekitar sepertiga sampel memiliki kadar diatas 10.000 ppm, yang termasuk dalam kategori "sangat berbahaya".[2]

Referensi

  1. "Pigments, Inorganic". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Weinheim: Wiley-VCH. 2006. doi:10.1002/14356007.a20_243.pub2.{{cite encyclopedia}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan.
  2. Ismawati, Yuyun; Primanti, Andita; Brosché, Sara; Clark, Clark; Weinberg, Jack; Denney, Valerie (2013). Timbal dalam Cat Enamel Rumah Tangga di Indonesia (PDF) (Laporan). BaliFokus & IPEN. Diakses tanggal 26 Desember 2018.{{cite report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan