Sabtu, 26 September 2026
17:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Castrato

Alessandro Moreschi menyanyikan Hostias et preces karya Eugenio Terziani
Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media.

Castrato (bahasa Italia, jamak: castrati) adalah jenis nyanyian laki-laki dalam musik klasik yang setara dengan soprano, mezzo-soprano, atau contralto. Suara ini dihasilkan dengan mengebiri si penyanyi sebelum pubertas atau muncul pada mereka yang tidak pernah matang secara seksual akibat masalah endokrinologis.

Apabila seorang anak laki-laki dikebiri sebelum puber, laringnya tidak berubah seperti laki-laki lainnya, sehingga suara mereka tidak memberat. Saat ia tumbuh besar, ia tidak mendapat cukup testosteron, sehingga epifisis mereka tidak mengeras seperti biasanya. Anggota tubuh mereka pun menjadi terlalu panjang dan begitu pula tulang di rusuk mereka. Akibatnya, mereka memiliki kemampuan bernafas yang luar biasa.[1] Dengan pita suara yang masih seperti anak-anak, suara mereka sangat fleksibel.

Praktik mengebiri untuk menghasilkan suara castrato menurun drastis pada akhir abad ke-18 dan dilarang di Italia pada tahun 1870.

Catatan kaki

  1. ↑ Lancet The Voice of the Castrato, 1998; 351: hlm. 1877–80.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan