Senin, 12 Oktober 2026
00:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Casimir Funk

Casimir Funk

ahli biokimia Amerika Serikat

Bagikan:
Casimir Funk
250px-Casimir_Funk_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Casimir Funk
Lahir(1884-02-23)23 Februari 1884
Meninggal20 November 1967(1967-11-20) (umur 83)
New York, Amerika Serikat
Karier ilmiah
BidangBiokimia

Casimir Funk adalah seorang ahli biokimia Amerika Serikat yang lahir di Polandia pada tahun 1844 dan meninggal pada tahun 1967.[1] Ia banyak mempelajari khasiat vitamin terutama tentang vitamin B1, B2, c dan D (1912). Ia menggalakan penelitian dan menemukan bahwa zat berbahaya yang bernama polyneuritis yang terkandung dalam tubuh burung dara yang diberi pakan beras Polandia dapat dihilangkan dengan cara mengasup burung-burung itu dengan konsentrat yang terbuat dari selaput beras.[2] Funk menyatakan bahwa polyneuritis muncul karena burung-burung tersebut kekurangan zat thiamin yang dapat ditemukan dalam selaput beras.[2][3] Ia percaya bahwa penyakit-penyakit yang diderita manusia seperti beri-beri, sariawan dan pelagra dipengaruhi oleh kurangnya zat yang ia sebut sebagai anamine yang kemudian lebih dikenal dikenal dengan nama vitamin.[2] Istilan Vitamin sendiri berasal dari Casimir Funk yang mempercaya bahwa zat tersebut mempunyai kandungan senyawa amina, komponen khusus yang berasal dari zat ammonia.[4] Namun, setelah melakukan beberapa penelitan, ditemukan bahwa zat-zat vitamin tidak mengandung nitrogen yang terkandung dalam unsur amina maka zat tersebut berubah nama menjadi Vitamin.[4]

Rujukan

  1. ↑ (Indonesia)"Casimir Funk". Bebaskan Pengetahuan. Diakses tanggal 26 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 (Inggris) "Casimir Funk". Britannica. Diakses tanggal 26 Mei 2014.
  3. ↑ (Inggris) "Casimir Funk". The Journal of Nutrition. Diakses tanggal 26 Mei 2014.
  4. 1 2 (Inggris) "Casimir Funk". Britannica. Diakses tanggal 26 Mei 2014.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Casimir Funk.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan