Rabu, 30 September 2026
23:27 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Carpetbagger

Carpetbagger

Bagikan:
250px-Carpetbagger.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kartun tahun 1872 yang menggambarkan Carl Schurz sebagai seorang carpetbagger

Dalam sejarah Amerika Serikat, carpetbagger adalah istilah ejekan yang digunakan oleh mantan pendukung Konfederasi Amerika terhadap orang-orang utara yang datang ke Selatan seusai Perang Saudara Amerika; mereka dianggap mengeksploitasi penduduk setempat. Istilah ini secara lebih luas juga mencakup orang-orang yang mendukung politik Republikan (yang mendukung hak penduduk Afrika Amerika untuk memilih dan memegang jabatan), serta orang-orang yang melihat kesempatan usaha dan politik dari kekacauan yang berlangsung seusai perang. Kenyataannya, istilah carpetbagger biasanya hanya dipakai untuk orang Utara yang ada di Selatan pada Era Rekonstruksi (1863–1877). Istilah ini sangat terkait dengan ejekan "scalawag" yang dikenakan terhadap orang-orang kulit putih di Selatan yang mendukung Rekonstruksi yang dipimpin Partai Republik.

Orang kulit putih di Selatan mengutuk "carpetbagger" karena mereka takut para "carpetbagger" akan menjarah wilayah Selatan dan bersekutu dengan kelompok Republik yang radikal.[1]

Referensi

  1. ↑ Davidson, Gienapp, Heyrman, Lytle, Stoff. Nation of Nations: A Concise Narrative of the American Republic, 3rd edition, New York: McGraw Hill, 2002
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan