Jumat, 30 Oktober 2026
12:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Carl Langbehn

Bagikan:

Carl Langbehn (6 Desember 1901 – 12 Oktober 1944) merupakan seorang advokat berkewarganegaraan Jerman dan juga seorang anggota perlawanan terhadap Nazisme. Pada masa Republik Weimar, ia merupakan seorang anggota Partai Rakyat Jerman. Tahun 1933 ia bergabung dengan Partai Nazi, tetapi segera setelahnya ia mulai kerap mengkritik pemerintahan Jerman.

Lewat anak mereka yang satu sekolah, Langbehn dapat berkenalan dengan petinggi Nazi Heinrich Himmler. Pada tahun 1943 ia mengetahui Himmler tertarik dengan gagasan negosiasi perdamaian di belakang Adolf Hitler. Langbehn lantas memperkenalkan Himmler kepada Johannes Popitz. Poppitzlah yang menyarankan Himmler untuk melakukan kudeta dengan dasar bahwa Jerman tidak mempunyai harapan untuk menang. Sayangnya Himmler tidak tertarik dengan gagasan Poppitz.

Langbehn merupakan teman dan penasihat penulis Inggris yang juga melawan Nazi Christabel Bielenberg dan suaminya Peter. Pada tahun 1943 ia berkunjung ke Swiss dan bertemu Allen Welsh Dulles dari Office of Strategic Services untuk mengetahui lebih lanjut yang dimaui Sekutu. Pada kunjungannya itu, Sekutu menyampaikan bahwa mereka menginginkan Jerman menyerah tanpa syarat.

Nahas, sepulang dari Swiss, ia ditangkap Gestapo dan kemudian ia diadili Pengadilan Rakyat Jerman. Ia dijatuhi hukuman mati oleh Roland Freisler dan digantung di Penjara Plötzensee, Berlin.

Lihat pula

  • Fritz Schneewind

Bacaan rujukan

  • Klemens von Klemperer: German Resistance Against Hitler—The search For Allies Abroad, Clarendon press, Oxford, 1992, USA under Oxford University Press, ISBN 0-19-821940-7. (Inggris)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan