Rabu, 28 Oktober 2026
00:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Carl Friedrich Kielmeyer

Carl Friedrich Kielmeyer

ahli biologi asal Jerman

Bagikan:
Ahli biologi dan naturalis Jerman (1765–1844)Templat:SHORTDESC:Ahli biologi dan naturalis Jerman (1765–1844)
Carl Friedrich Kielmeyer
250px-Karl_Friedrich_von_Kielmeyer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1765-10-22)22 Oktober 1765
Meninggal14 Agustus 1844(1844-08-14) (umur 78)
AlmamaterUniversitas Göttingen
Dikenal karenaTeori rekapitulasi
Karier ilmiah
Kielm.

Carl Friedrich Kielmeyer (22 Oktober 1765 – 14 Agustus 1844) adalah seorang ahli biologi dan naturalis asal Jerman yang lahir di Bebenhausen, yang saat ini merupakan bagian dari kota Tübingen. Ia adalah seorang pelopor Naturphilosophie, membantu membangun kimia organik (Pflanzenchemie) sebagai sebuah bidang ilmu, dan mengembangkan versi awal teori rekapitulasi melalui pengamatan pada embrio hewan.[1]

Karier

Ia pada awalnya menempuh pendidikan di Karlsschule Stuttgart, lalu melanjutkannya ke Universitas Göttingen (1786–1788), di mana ia diajar oleh para instruktur seperti Johann Friedrich Blumenbach,[2] Johann Friedrich Gmelin dan Georg Christoph Lichtenberg. Setelahnya, ia kembali ke Karlsschule Stuttgart, di mana pada tahun 1792 ia diangkat sebagai profesor kimia.

Pada tahun 1796 ia menjadi profesor kimia dan botani di Universitas Tübingen, di mana ia mendirikan Botanischer Garten der Universität Tübingen pada tahun 1804. Pada tahun 1816 ia kembali ke Stuttgart sebagai direktur ilmiah untuk perpustakaan kerajaan, kebun raya, dll. Ia meninggal di Stuttgart.

Kielmeyer merupakan pelopor Naturphilosophie dan memberi pengaruh penting bagi karier filsuf Friedrich Schelling. Ia merupakan tokoh terkemuka dalam ilmu evolusi pra-Darwinian, dikenang karena pengembangan teori awal rekapitulasi biologis—gagasan bahwa embrio melewati tahap-tahap perkembangan yang mencerminkan "nenek moyang primitif" mereka.[3] Ia tidak banyak menerbitkan karya selama hidupnya, dan sebagian besar dari apa yang diketahui mengenai filosofi ilmiahnya didapat dari berbagai kuliah yang ia berikan.

Warisan

Genus tumbuhan Kielmeyera dinamai untuk menghormatinya oleh Carl Friedrich Philipp von Martius pada tahun 1826.[4]

Publikasi

  • 1793 'Ueber die Verhaltnisse der organischen Krafte,' On the Relationships of Organic forces, karya utamanya.
  • c. 1938 'Gesammelte Schriften,' kumpulan tulisan minor.[5]
Standar singkatan penulis Kielm. digunakan untuk mengindikasikan orang ini ketika mengutip sebuah nama botani.[6]

Referensi

  1. ↑ Watson, Peter. The German Genius. New York: Harper, 2010. hlm. 83.
  2. ↑ Watson, hlm. 83.
  3. ↑ Watson, hlm. 83
  4. ↑ BHL Taxonomic literature : a selective guide to botanical publications
  5. ↑ Robert J Richards, The Romantic Conception of Life, Chicago: University of Chicago Press, 2002, Bab 6: Kielmeyer and the Organic Powers of Nature, hlm. 238-251.
  6. ↑ "Author Query for 'Kielm.'". International Plant Names Index.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan