Jumat, 09 Oktober 2026
03:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Carl Chairul

Bagikan:
Carl Chairul
Lahir
Chairul Djanaib

(1945-10-09)9 Oktober 1945
Meninggal1 Desember 2002(2002-12-01) (umur 57)
Dikenal karenaSastrawan
Pasangan menikahYurna Chairul
AnakDino Anthonio
Edo Fernando

Carl Chairul (9 Oktober 1945 – 1 Desember 2002) adalah seorang sastrawan dan penulis Indonesia.

Dengan nama Yul Chairul, ia mulai berkarya sejak tahun 1969 pada Harian Singgalang di Padang, Sumatera Barat. Sudah lebih dari 50 karya dalam bentuk cerpen dan artikel yang ia hasilkan dan dimuat di Harian Singgalang, Majalah Selecta, Buletin Perminyakan Caltex dan harian The Jakarta Post.[1]

Carl Chairul meninggal dunia pada 1 Desember 2002 setelah dirawat di RS. PMI Bogor, Jawa Barat.[2]

Karya

Carl Chairul juga telah menghasilkan banyak novel, diantaranya:

  • Ketika Merah Putih Terkoyak (novel)
  • Kebyar-kebyar Sebuah Plaza (novel)
  • Jejak-jejak Konglomerat (novel)
  • Pelangi di Desa Petro (novel)
  • Rumput-rumput Liar (novel)

Referensi

  1. ↑ "Profil Singkat Carl Chairul" Diarsipkan 2016-03-09 di Wayback Machine BukaBuku.com. Diakses 27 Mei 2013.
  2. ↑ "Kebyar-kebyar Sebuah Plaza" Carl Chairul, Diakses 27 Mei 2013.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan