Minggu, 04 Oktober 2026
00:21 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Candi Ananda

Candi Ananda

bangunan kuil di Myanmar

Bagikan:
Candi Ananda
အာနန္ဒာဘုရား
250px-Ananda_Temple_Bagan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Ananda
Agama
AfiliasiBuddhisme Theravada
Lokasi
osm-intl,13,21.170805555556,94.867855555556,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Candi_Ananda&revid=29792822&groups=_237a089e7a124b3e0666fe4793dcc73b5c8bd0e3&parser=parsoid
Peta interaktif Candi Ananda
အာနန္ဒာဘုရား
NegaraMyanmar
Koordinat21°10′14.90″N 94°52′04.28″E / 21.1708056°N 94.8678556°E / 21.1708056; 94.8678556
Arsitektur
Rampung1105;921 tahun lalu (1105)

Candi Ananda (bahasa Burma:အာနန္ဒာဘုရား, diucapkan [ànàɴdàpʰəjá]), terletak di Bagan, Myanmar adalah sebuah candi Buddhis yang dibangun pada 1105 M semasa pemerintahan Raja Kyanzittha (1084–1113) dari Dinasti Pagan. Candi ini merupakan salah satu dari empat candi yang masih bertahan di Bagan. Tata letak candi adalah dalam sebuah bentuk salib dengan beberapa teras mengarah ke sebuah pagoda kecil di bagian atas yang ditutupi oleh payung yang dikenal sebagai hti, yang merupakan nama payung atau ornamen bubungan yang ditemukan di hampir semua pagoda di Myanmar. Candi Buddhis ini menyimpan empat patung Buddha berdiri, masing-masing menghadap ke arah utama Timur, Utara, Barat, dan Selatan. Candi ini dikatakan sebagai keajaiban arsitektur dengan perpaduan antara gaya arsitektur Mon dan adopsi India. Candi yang mengesankan ini juga telah diberi julukan "Westminster Abbey dari Burma".[1][2][3][4] Candi ini memiliki kemiripan dengan Candi Pathothamya pada abad ke-10-11, dan juga dikenal sebagai "museum batu yang sesungguhnya".[5][6]

Etimologi

Informasi lebih lanjut: Ananda

Nama Ananda dari candi ini berasal dari Yang Ariya Ananda, sepupu tertua Buddha, sekretaris pribadi, salah satu dari banyak murid utamanya dan seorang pengiring yang setia. Dulu dikenal sebagai Candi Ananta, berasal dari frasa 'ananta pinya' dalam bahasa Sanskerta, yang diterjemahkan sebagai "kebijaksanaan tak terhingga". Namun, kata 'Ānanda' dalam bahasa Pali, Sanskerta, dan juga bahasa India lainnya berarti "kebahagiaan". Ini adalah nama Buddhis dan Hindu yang populer. Atribut Buddha, kebijaksanaannya yang tak terbatas "Anandapinnya dalam bahasa Burma dan Pali" diperingati dalam namanya, 'Ananda'.[1][2][7]

Referensi

  1. 1 2 "Ananda Temple". Ancient Bagan. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-19. Diakses tanggal 2010-03-18.
  2. 1 2 "Ananda Temple". Myanmar Information 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-03-18. Diakses tanggal 2010-03-18.
  3. ↑ Schober, Juliane (2002). Sacred biography in the Buddhist traditions of South and Southeast Asia. Motilal Banarsidass Publ. hlm. 87–92. ISBN 81-208-1812-1. Diakses tanggal 2010-03-19.
  4. ↑ Murari, Krishna (1985). Cultural heritage of Burma. Inter-India Publications. hlm. 23. Diakses tanggal 2010-03-19.
  5. ↑ Journal of Indian history, Volume 49. Dept. of Modern Indian History. 1971. hlm. 80. Diakses tanggal 2010-03-19.
  6. ↑ Majumdar, R.C (1994). Ancient India. Motilal Banarsidass Publ. hlm. 496–497. ISBN 81-208-0436-8. Diakses tanggal 2010-03-19.
  7. ↑ Takkasuili, Ranikunj (1986). Glimpses of glorious Pagan. Universities Press. hlm. =15, 59. Diakses tanggal 2010-03-19.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
20px-Flag_map_of_Myanmar.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Myanmar ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan