Minggu, 11 Oktober 2026
02:06 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Callitris muelleri

Callitris muelleri

Bagikan:
Callitris muelleri
250px-Callitris_muelleri.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerucut serbuk sari jantan, Taman Nasional Royal
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Cupressales
Famili: Cupressaceae
Genus: Callitris
Spesies:
C. muelleri
Nama binomial
Callitris muelleri
Benth. & Hook.f.ex F.Muell.

Callitris muelleri adalah spesies tumbuhan runjung dalam keluarga Cupressaceae. Spesies ini hanya ditemukan di New South Wales, Australia.[2]

Deskripsi

Callitris muelleri adalah pohon kecil atau semak yang tumbuh hingga setinggi 6 meter. Daunnya tidak berbulu, berwarna hijau hingga kebiru-biruan (glaukus), dengan daun dewasa berukuran 5-10 mm panjangnya, dan daun muda lebih panjang. Spesies ini bersifat monoecious (berumah satu). Kerucut jantan berukuran 3 mm panjangnya dan muncul dalam kelompok di ujung daun, sementara kerucut betina berbentuk bulat, berukuran 20-30 mm diameternya, muncul secara tunggal atau dalam kelompok, dan dapat tetap berada di dahan setelah matang.[3]

Referensi

  1. ↑ Thomas, P. (2013). "Callitris muelleri". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T42204A2961010. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T42204A2961010.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Callitris muelleri". The Gymnosperm Database. Diakses tanggal 3 Desember 2022.
  3. ↑ Wood, Betty. "Callitris muelleri". Plants of South Eastern New South Wales. Diakses tanggal 3 Desember 2022.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tumbuhan Australia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan