Rabu, 23 September 2026
14:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Calgacus

Calgacus

250px-Calgacus.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi abad me-19 yang menggambarkan Calgacus sedang mengantarkan pidato kepada orang Kaledonia.

Menurut Tacitus, Calgacus (kadang-kadang ditulis Calgacos atau Galgacus) adalah kepala sulu Konfederasi Kaledonia yang melawan tentara Romawi di bawah pimpinan Gnaeus Julius Agricola dalam Pertempuran Mons Graupius di Skotlandia utara pada tahun 83 atau 84. Namanya dapat diinterpretasikan sebagai "calg-ac-os" dalam bahasa Kelt yang berarti "memiliki pedang", dan mungkin berhubungan dengan kata "calgach" dalam bahasa Gaelik. Masih belum diketahui apakah namanya merupakan nama asli atau gelar.[1]

Ia adalah orang Kaledonia pertama yang tercatat dalam sejarah.[1] Satu-satunya sumber sejarah yang menyebut namanya adalah Agricola karya sejarawan Tacitus. Tacitus mengutip pidato Calgacus sebum Pertempuran Mons Graupius, yang menyatakan bahwa pasukannya adalah orang "terakhir yang bebas". Ia juga menyatakan bahwa orang Romawi telah "membuat dunia menjadi padang gurun dan menyebutnya sebagai perdamaian".[2] Namun, nama Calgacus tidak disebut dalam deskripsi pertempuran atau setelah pertempuran, dan ia tidak termasuk sandera yang dibawa oleh Agricola setelah kekalahan Kaledonia. Akibatnya, Calgacus dan pidatonya mungkin hanya karangan Tacitus belaka.[3][4]

Referensi

  1. 1 2 Calgacus
  2. Tacitus, Agricola 29-38
  3. Braund, David Ruling Roman Britain: Kings, Queens, Governors and Emperors from Julius Caesar to Agricola Routledge; 1 edition (5 Sep 1996) ISBN 978-0-415-00804-4 pp.8, 169
  4. Wooliscroft, D. J.; Hoffman, B. Rome's First Frontier; the Flavian Occupation of Northern Scotland Tempus (June 1, 2006)ISBN 978-0-7524-3044-7 hlm.217


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan