Rabu, 30 September 2026
11:30 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Caitanya Mahaprabhu

Caitanya Mahaprabhu

Bagikan:
500px-Chaitanya_sankirtan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sri Caitanya dan Nityananda, tampak sedang melakukan 'kirtan' di sebuah jalan di Nabadwip, Bengal.

Caitanya Mahaprabhu (,IAST: Caitanya mahāprabhu,; juga disingkat Caitanya) (Bengali: চৈতন্য মহাপ্রভু) (1486–1534) adalah tokoh suci dari India dan pembaru sosial di India Timur (khususnya wilayah Bangladesh pada masa kini dan negara bagian Bengal Barat, Bihar, Jharkhand dan Orissa di India) pada abad ke-16 Masehi,[1] diyakini oleh pengikut Gaudiya Waisnawa sebagai penjelmaan Kresna sepenuhnya.[2] Sri Kresna Caitanya adalah pendukung terkemuka Bhakti Yoga aliran Waisnawa (penyembahan sepenuh kasih terhadap Kresna/Tuhan) berdasarkan filsafat dari Bhagawatapurana dan Bhagawadgita.[3] Secara khusus ia menyembah Radha dan Kresna dan memopulerkan lagu Hare Krishna maha mantra,[4] dan telah menyusun Siksastakam dalam bahasa Sanskerta. Garis perguruan pengikutnya, dikenal sebagai Gaudiya Waisnawa, dia dihormatinya sebagai awatara Kresna tapi penggabungan Awatara dengan Radharani yang muncul dalam suatu sloka dalam Bhagawatapurana.[5]

Kadang kala ia dijuluki Gaura (bahasa Sanskerta yang artinya "Yang Berkulit Emas") karena corak kulitnya yang cerah,[6] dan Nimai karena ia terlahir di bawah pohon Neem.[7] Ada beberapa biografi yang menjabarkan detail kehidupan Caitanya, yang terkemuka adalah Chaitanya Charitamrita karya Krishnadasa Kaviraja Goswami dan Chaitanya Bhagavata awal karya Vrindavana Dasa Thakura[8] (semua aslinya ditulis dalam bahasa Bengali tetapi sekarang tersedia dalam bahasa lainnya) dan Chaitanya Mangala, ditulis oleh Lochana Dasa Thakura.[9]

Catatan kaki

  1. ↑ "Britannica: Caitanya Movement". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-27. Diakses tanggal 2010-12-20.
  2. ↑ "Ravi Shankar discusses Sri Chaitanya Mahaprabhu". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-02-27. Diakses tanggal 2010-12-20.
  3. ↑ "Srimad Bhagavatam (Introduction)". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-25. Diakses tanggal 2010-12-20.
  4. ↑ Sri Chaitanya Mahaprabhu "He spread the Yuga-dharma, or the practice most recommended for the attainment of pure love for Sri Sri Radha-Krishna."
  5. ↑ "Bhag-P 11.5.32". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-08. Diakses tanggal 2010-12-20.
  6. ↑ In the Name of the Lord (Deccan Herald)
  7. ↑ KCM Archive
  8. ↑ Gaudiya Literature
  9. ↑ Biography of Sri Locana Dasa Thakura Diarsipkan 2013-06-13 di Wayback Machine. (salagram.net)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan