Jumat, 09 Oktober 2026
06:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Cacing cambuk

Cacing cambuk

Bagikan:
Cacing cambuk
250px-Trichuris_trichiura%2C_male.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan
250px-Trichuris_trichiura%2C_female.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Nematoda
Kelas: Enoplea
Ordo: Trichocephalida
Famili: Trichuridae
Genus: Trichuris
Spesies:
T. trichiura
Nama binomial
Trichuris trichiura
(Linnaeus, 1771)
Sinonim[1]

Ascaris trichiura Linnaeus, 1771

Cacing cambuk (nama latin: Trichuris trichiura) adalah cacing yang hidup di dalam tubuh manusia, tepatnya di dalam usus besar.[2] Cacing ini dinamakan cacing cambuk karena bentuknya mirip seperti cambuk, di mana bagian kepalanya bertekstur halus dan bagian ekornya menebal.[3] Cacing yang telah dewasa memiliki panjang sekitar 4–5 cm. Cacing cambuk betina memiliki panjang sekitar 5 cm dengan ciri-ciri ekor membulat tumpul dan jantan memiliki panjang 4 cm dengan ciri-ciri ekor melingkar.[4] Cacing ini termasuk yang memiliki perkembangbiakan yang cepat karena cacing betina dapat menghasilkan telur sebanyak 3.000-10.000 butir telur setiap harinya.[2]

Telur yang dihasilkan tersebut keluar bersama tinja[5] dan apabila mendapat tempat yang lembap dan daerah yang teduh telur-telur tersebut akan matang di dalam tanah selama 3-6 minggu, kemudian berkembang menjadi larva.[4] Setiap larva akan tumbuh sepanjang 12,5 cm ketika berada di dalam usus manusia.[6] Telur-telur cacing ini hanya dapat dilihat oleh bantuan mikroskop, bentuknya seperti tempayan dengan ukuran 50 x 32 mikron, kulit bagian dalam telur berwarna putih jernih sedangkan di bagian luar telur berwarna kuning.[4]

Cacing cambuk dapat bersarang di dalam tubuh manusia. Biasanya cacing ini menyerang anak-anak atau balita karena anak-anak itu senang bermain di atas tanah dan lupa mencuci tangan ketika makan, sehingga telur cacing tersebut termakan oleh mereka.[7] Dan juga didasari oleh pola hidup dimasyarakat yang kurang menjaga kebersihan[2] Telur yang telah menjadi larva akan tertelan oleh manusia kemudian menetas dan keluar dari di dalam usus halus, lalu akan menuju ke usus besar. Di dalam usus besar itulah, cacing ini menyebar dan berkembang menjadi cacing dewasa.[3] Cacing ini dapat mengisap darah dengan memasukkan kepalanya melalui dinding usus sehingga menyebabkan anemia pada orang yang bersangkutan.[5] Masa pertumbuhan cacing cambuk hingga dewasa adalah sekitar 30-90 hari dan cacing ini dapat bertahan hidup selama beberapa tahun.[4]

Referensi

  1. ↑ "Trichuris trichiura (Linnaeus, 1771)". Global Biodiversity Information Facility (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Bramirus Mikail. "Infeksi Cacing Cambuk Bisa Memicu Anemia".
  3. 1 2 AyahBunda. "Cacing Cambuk Intai Balita".
  4. 1 2 3 4 OK-REVIEW. "Pengertian Cacing Cambuk".[pranala nonaktif permanen]
  5. 1 2 Windhi Kresnawati. "Cacing Cambuk".
  6. ↑ susukolostrum.com. "Trikuriasis (Infeksi cacing cambuk usus)".
  7. ↑ SmallCrab.com. "Anak-anak".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan